Menu ✖

Mode Gelap

Uncategorized · 8 Sep 2025 10:25 WIB ·

ELANG WAKTU DIANGKUT YAYASAN GAMBUT KE PENEMPOL ( Kampong Nelayan Tradisional Dumai Tanpa Listrik Tanpa Signal)


 ELANG WAKTU DIANGKUT YAYASAN GAMBUT KE PENEMPOL  ( Kampong Nelayan Tradisional Dumai Tanpa Listrik Tanpa Signal) Perbesar

Dumai. tuntasnusantara.com
Rumah-rumah penjemuran ikan disana telah lama rebah. Teletai- Teletai- (tikar/gawang penjemuran ikan) satu persatu terkulai. Sebuah surau menggigil mengigau dari jangkauan abrasi yang mencekau. Hutan mangrove sekunder colak sejak 2023 ditedas mafia yang melakukan perambahan mangrove disana serta mengkapling-kaplingnya. Petugas RT, lurah, camat serta KPH membisu seperti batang kayu yang tak dapat membela diri dari mempertahankan nasin tegak berdirinya dedaunan yang sama bisunya tak dapat berbisik lagi.

Rekan media bisu bak tumbuh bisul lada di ujung jari, tanpa mampu merangkai kata-kata berita. Walikota tak ada statement belasungkawa, barangkali tim suksesnya merasa terganggu membawa calon investor kesana. Hanya penyuluh kehutanan dari KPH Bagan yang terseok,-seok menjelaskan, bahwa hutan ini adalah Hutan Produksi Terbatas, tetapi kelompok tani bertopeng dan kelompokafia lahan main tedas saja tegakan hutan disana.

Sudahlah itu, lain pula drama pembangunan disitu. Sudah 80 tahun Indonesia merdeka, sudah 26 tahun kotif ini menjadi kota, tahukah anda: bahwa kota pesisir yang gemerlap lampu listrik pabrik ini, masih ada titik negeri yang tak dialiri listrik hingga kini, apalagi menerima dana.bina lingkungan baik dari pemko, Pemprop serta TJSP industri LUBUK GAUNG sama sekali tak menyentuh. Bak panggang jauh dari api. Hanya antor lomek dan udang duri serta pepai sampai ke ceruk-ceruk kampung yg bernotabene betsawit ilegal menggatal.

Saat petang tadi tiba, dua orang petugas dari YAYASAN GAMBUT RIAU bersengutaw ( berkeliling) mencari.dimana bersarangnya Elang.Waktu (Darwis Mohd Saleh). Lewat sebuah nomor hp yg direkomendasi.oleh.ketua yayasan pak Mul. Maka terdeteksi-lah dimana hinggapnya si Elang Waktu hari ini. Rupanya beliau tak jauh hinggap dihutan alam dekat lapangan golf Pertamina Bukit Datuk. Infonya.beliau akan membangun sesuatu disana atas tanah aki Yusuf yang diklaim Pertamina telah membayarnya pada tahun 2001 lalu, padahal apa haram tak bisa tunjukkan bukti pembayaran. Sebuah perampokan masih ala birokrasi terasi yang kerap terjadi pasca reformasi.

Esok ( hari ini 6 September 2025) ELANG WAKTU diangkut dua orang pengurus yayasan Gambut untuk hinggap di PENEMPOL utk melakukan assesment program mangrove disana. Akankah perusahaan-perusahaan industri LUBUK GAUNG ambil peduli dengan walikotanya sekali? Mari kita ikuti ELANG WAKTU kesitu.@darwismohdsaleh.
Irham

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perjudian Sabung ayam dan Dadu di Sungai Binti Sagulung Diduga Adanya Pembiaraan, Patroli Polsek Sagulung Dipertanyakan 

15 Desember 2025 - 08:44 WIB

Hakim “Ellen Yolanda Sinaga, SH., MH., Dilaporkan Oleh Hendri Siregar Bercap Darahnya Ke Pengadilan Tinggi Riau

18 Oktober 2025 - 15:42 WIB

Anda Karaoke Jadi Sorotan Publik, Benarkah Ada Peredaran Pil Ekstasi Merk Transformer di Balik Musik Keras?

18 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Rohul Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Riau, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Potih

18 Oktober 2025 - 13:02 WIB

Wujudkan Kemandirian Desa, Kapolres Simalungun Hadiri Peletakan Batu Pertama 800 Unit KMP di Gunung Maligas

17 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Potensi wisata religi desa Ujungbatu 4 kecamatan hutaraja tinggi kabupaten padanglawas Sumatera Utara sangat layak dikembangkan

17 Oktober 2025 - 11:16 WIB

Trending di Uncategorized