Menu ✖

Mode Gelap

Uncategorized · 10 Okt 2025 08:18 WIB ·

Kementan Dukung Pengembangan Peternakan Terpadu Sawit–Sapi di Padang Lawas


 Kementan Dukung Pengembangan Peternakan Terpadu Sawit–Sapi di Padang Lawas Perbesar

Padanglawas Tuntasnusantara.com
Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan dukungannya terhadap pengembangan subsektor peternakan di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, melalui sistem integrasi sawit–sapi. Langkah ini diharapkan menjadi model penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak daerah.

Konsep integrasi sawit–sapi merupakan sistem yang memanfaatkan lahan perkebunan sawit sebagai sumber pakan ternak sekaligus lahan penggembalaan. Selain menekan biaya pakan, kotoran sapi dapat berfungsi sebagai pupuk alami bagi tanaman sawit, sehingga menciptakan manfaat ganda antara dua subsektor tersebut.

Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, menyampaikan rencana pengembangan sistem tersebut saat bertemu dengan Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementan, Makmun, di Kantor Pusat, Jakarta, Selasa (7/10). Ia menilai, integrasi sapi dengan kebun sawit dapat menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi peternak dan pekebun.

“Mengintegrasikan sapi dengan kebun sawit dapat meningkatkan produktivitas ganda, baik di subsektor peternakan maupun perkebunan,” ujarnya

Selain pengembangan sapi, Padang Lawas juga menyiapkan penguatan peternakan ayam pedaging dan petelur untuk mendukung pasokan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, ketiadaan pabrik pakan menjadi tantangan utama bagi peternak lokal.

Menanggapi hal tersebut, Makmun menyatakan, Kementan siap memperkuat produksi lokal melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan bibit unggul. Ia juga mendorong peternak memanfaatkan bahan pakan lokal seperti jagung dan limbah sawit untuk menekan biaya produksi.

“Program MBG harus menjadi momentum untuk menciptakan peternak mandiri. Pemerintah daerah bisa memanfaatkan sumber daya lokal agar rantai protein hewani tidak tergantung pasokan luar,” tegasnya.

Dengan dukungan Kementan, pengembangan peternakan terpadu di Padang Lawas diharapkan menjadi model kolaborasi daerah yang produktif, efisien, dan berkelanjutan bagi ketahanan pangan nasional.
(Team TN)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perjudian Sabung ayam dan Dadu di Sungai Binti Sagulung Diduga Adanya Pembiaraan, Patroli Polsek Sagulung Dipertanyakan 

15 Desember 2025 - 08:44 WIB

Hakim “Ellen Yolanda Sinaga, SH., MH., Dilaporkan Oleh Hendri Siregar Bercap Darahnya Ke Pengadilan Tinggi Riau

18 Oktober 2025 - 15:42 WIB

Anda Karaoke Jadi Sorotan Publik, Benarkah Ada Peredaran Pil Ekstasi Merk Transformer di Balik Musik Keras?

18 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Rohul Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Riau, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Potih

18 Oktober 2025 - 13:02 WIB

Wujudkan Kemandirian Desa, Kapolres Simalungun Hadiri Peletakan Batu Pertama 800 Unit KMP di Gunung Maligas

17 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Potensi wisata religi desa Ujungbatu 4 kecamatan hutaraja tinggi kabupaten padanglawas Sumatera Utara sangat layak dikembangkan

17 Oktober 2025 - 11:16 WIB

Trending di Uncategorized