Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 12 Agu 2026 08:43 WIB ·

Agus Flores Instruksikan Seluruh Wartawan Fast Respon Se-Indonesia Dukung Program Lantas


 Agus Flores Instruksikan Seluruh Wartawan Fast Respon Se-Indonesia Dukung Program Lantas Perbesar

Jakarta | Tuntasnusantara.com
Ketua Umum Fast Respon Nusantara Counter Polri (FRN Counter Polri), Agus Flores, menginstruksikan seluruh wartawan Fast Respon di Indonesia untuk turut mendukung program Kepolisian Lalu Lintas, khususnya dalam meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, dan keselamatan masyarakat di jalan raya.

Menurut Agus Flores, insan pers memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Pemberitaan tidak hanya diarahkan untuk menyampaikan informasi ketika terjadi pelanggaran maupun kecelakaan, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat sebelum peristiwa terjadi.

“Saya instruksikan seluruh wartawan Fast Respon se-Indonesia untuk mendukung program Lantas. Bila perlu, bantu sosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya tertib dan disiplin dalam berlalu lintas,” tegas Agus Flores.

Ia menekankan, program keselamatan lalu lintas tidak semata-mata berkaitan dengan penindakan hukum, tetapi juga menyangkut perubahan perilaku masyarakat.

“Program lalu lintas bukan hanya persoalan penindakan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan merupakan kebutuhan bersama,” ujarnya.

Dalam instruksinya, Agus Flores meminta jajaran wartawan Fast Respon ikut menyampaikan sejumlah pesan penting kepada masyarakat.

Pertama, masyarakat diminta selalu mematuhi tata tertib berlalu lintas dan menghormati sesama pengguna jalan.

Kedua, setiap pengendara diingatkan untuk memastikan kelengkapan dokumen kendaraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketiga, masyarakat diminta mematuhi penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai bagian dari sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi.

Keempat, Agus Flores mengingatkan pentingnya kehati-hatian saat berkendara.

“Jangan pernah menganggap remeh keselamatan berkendara. Satu kelalaian di jalan bisa berdampak panjang bagi keluarga. Saya tekankan, hati-hati berkendaraan, karena nyawa tidak ada cadangan,” tegasnya.

Kelima, edukasi keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari lingkungan keluarga, terutama kepada anak-anak.

“Orang tua memiliki peran penting. Anak-anak harus diajarkan sejak dini bagaimana menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab. Pendidikan keselamatan berlalu lintas dimulai dari rumah,” katanya.

Agus Flores juga meminta seluruh jajaran Fast Respon di daerah memanfaatkan media masing-masing sebagai ruang edukasi publik.

“Wartawan Fast Respon harus hadir memberikan edukasi yang mencerdaskan masyarakat. Jangan hanya memberitakan ketika terjadi kecelakaan atau pelanggaran, tetapi ikut mendorong masyarakat agar tertib sebelum kejadian itu terjadi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pesan keselamatan lalu lintas sebaiknya disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan bersifat edukatif.

“Saya minta seluruh jajaran Fast Respon di daerah ikut menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas melalui media masing-masing. Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan tidak menakut-nakuti masyarakat,” lanjut Agus Flores.

Menurutnya, kelengkapan dokumen kendaraan, kepatuhan terhadap aturan, serta kesadaran terhadap sistem ETLE harus menjadi bagian dari budaya tertib masyarakat.

“Jangan menunggu ditindak baru kemudian tertib. Kesadaran untuk mematuhi aturan harus tumbuh dari diri sendiri,” tegasnya.

Agus Flores menegaskan bahwa keterlibatan insan pers dalam menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas merupakan bagian dari upaya bersama membangun budaya tertib di jalan raya.

Ia berharap seluruh wartawan Fast Respon tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga ikut menjadi bagian dari gerakan edukasi keselamatan lalu lintas.

“Mari kita bangun budaya tertib berlalu lintas. Edukasi harus dimulai dari keluarga, kemudian lingkungan dan masyarakat. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Selasa, 11 Agustus 2026
Agus Flores
Ketua Umum Fast Respon Nusantara Counter Polri

Editor : JZ Redaksi

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri

12 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Hampir Tiga Pekan, Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Belawan Belum Terima SP2HP

12 Agustus 2026 - 14:07 WIB

DPP FORWAKUM TIPIKOR Dikukuhkan,”Bukan Petarung Tapi Pejuang”: Catatan Untuk Pers Hukum di Tengah Gelombang Korupsi

11 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Ngeri..HIV Kabupaten Pelalawan Hingga Jui 2026 Bertambah 24 Orang Di Tahun 202 Tercatat 600 Orang

11 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Dugaan Perubahan Aliran Sungai Buluh, APARI Desak PT SHL Diperiksa

11 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Kapolda Riau Beri Penghargaan Dua Yayasan, Apresiasi Kontribusi Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

10 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Trending di Berita