Menu ✖

Mode Gelap

Berita · 7 Okt 2026 16:35 WIB ·

Aneh…..Utusan Pihak Imigrasi Belawan Diduga Minta Wartawan Take Down Berita soal Dugaan Pungli


 Aneh…..Utusan Pihak Imigrasi Belawan Diduga Minta Wartawan Take Down Berita soal Dugaan Pungli Perbesar

BELAWAN – Tuntasnusantara.com
Seorang yang mengaku sebagai utusan dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menghubungi seorang wartawan pada Selasa (30/9/2026) malam. Dalam komunikasi tersebut, pihak yang mengaku dari bagian Humas Imigrasi Belawan itu diduga meminta agar berita mengenai dugaan pungutan liar (pungli) yang disebut melibatkan oknum internal dan jaringan calo diturunkan (take down) dari media.

Komunikasi tersebut berlangsung sekitar pukul 21.01 WIB. Pihak yang menghubungi wartawan awalnya meminta agar komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon.

Namun, karena waktu sudah cukup malam, wartawan tersebut meminta agar pembicaraan dilanjutkan melalui aplikasi WhatsApp. Permintaan itu kemudian disetujui dan komunikasi berlanjut melalui pesan WhatsApp.
Dalam percakapan tersebut, wartawan menanyakan identitas pihak yang menghubunginya.

“Maaf, dengan siapa ini kalau boleh tahu?” tanya wartawan.

Pihak tersebut kemudian memperkenalkan diri sebagai seseorang dari Humas Imigrasi Belawan. Ketika kembali ditanya mengenai nama, ia menyebut dirinya Hammad.

“Saya Hammad, Bang,” ujar pihak tersebut dalam percakapan WhatsApp.

Setelah mengetahui identitas pihak yang menghubunginya, wartawan kemudian menanyakan maksud komunikasi tersebut.

“Ada keperluan apa Bang menghubungi saya?” tanya wartawan.
Hammad kemudian menyampaikan maksudnya menghubungi wartawan. Ia mengatakan ingin meminta bantuan terkait pemberitaan yang telah dipublikasikan.

“Mau minta tolong sama Abang,” ujar Hammad.

Wartawan kemudian menanyakan lebih lanjut bentuk bantuan yang dimaksud. Dalam percakapan tersebut, Hammad disebut meminta agar berita yang sebelumnya telah tayang di media diturunkan atau di-take down.

“Mau minta tolong, Bang, untuk di-take down berita yang sudah naik,” demikian isi percakapan tersebut.

Tidak lama setelah permintaan itu disampaikan, pihak yang mengaku sebagai Humas Imigrasi Belawan tersebut kembali mengirimkan tautan berita yang dimaksud kepada wartawan.

Berita tersebut berkaitan dengan pemberitaan mengenai dugaan pungli yang disebut-sebut melibatkan oknum internal serta jaringan calo di lingkungan pelayanan keimigrasian.

Permintaan untuk menurunkan berita tersebut menjadi bagian penting dari komunikasi antara pihak yang mengaku sebagai Humas Imigrasi Belawan dengan wartawan. Namun, permintaan take down tersebut belum dengan sendirinya membuktikan adanya pelanggaran atau keterlibatan pihak tertentu dalam dugaan pungli sebagaimana diberitakan sebelumnya.

Dalam konteks jurnalistik, setiap tudingan mengenai pungutan liar maupun dugaan keterlibatan oknum harus tetap ditempatkan sebagai dugaan sampai terdapat bukti dan keterangan resmi yang dapat menguatkannya.

Begitu pula dengan permintaan penurunan berita, perlu dilihat secara utuh alasan dan dasar keberatan dari pihak yang meminta agar pemberitaan tersebut dihapus atau diturunkan.

Hingga berita ini disusun berdasarkan materi komunikasi yang tersedia, belum terdapat penjelasan lebih lanjut mengenai alasan spesifik pihak yang mengaku sebagai Humas Imigrasi Belawan meminta berita tersebut diturunkan, termasuk apakah terdapat bagian pemberitaan yang dianggap tidak sesuai fakta, merugikan pihak tertentu, atau memerlukan koreksi.

Karena itu, konfirmasi dan hak jawab dari pihak Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan tetap diperlukan untuk memperoleh penjelasan yang berimbang mengenai persoalan tersebut.

Pemberitaan ini juga tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi tindak pidana pungli ataupun menyatakan adanya keterlibatan oknum tertentu. Seluruh informasi mengenai dugaan tersebut tetap ditempatkan sebagai dugaan dan terbuka untuk diklarifikasi oleh pihak-pihak terkait.

Redaksi memberikan ruang yang proporsional bagi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan maupun pihak yang disebut dalam pemberitaan untuk menyampaikan klarifikasi, bantahan, maupun hak jawab sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.

TIM MEDIA ONLINE SUMUT//Red

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GKKD Jemaat Zaitun Kualu Rayakan Setahun Pelayanan, Jemaat Diajak Terus Merindukan Tuhan

7 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Melanggar UU Pelayaran & Aturan Lingkungan Maritim – KSOP Dumai Perintahkan Penghentian Tegas Pembongkaran Kapal Asing di Medang Kampai

7 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Wawasan Kebangsaan hingga Kepemimpinan, Wali Kota Gunungsitoli Ikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI

6 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Menjelang Sidang Putusan Soal Syarat Pendidikan Wapres Gibran, Gedung MK Dijaga Ketat Personil TNI-Polri

6 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Pesan Ibadah GKKD Pangkalan Kerinci: Jangan Terjebak Masa Lalu karena ada karya Tuhan yang Baru

5 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Semangat Gotong Royong di Dusun Timur: Warga Swadaya Cor Jalan Masuk Masjid Baitul Makmur

4 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Trending di Berita