Menu ✖

Mode Gelap

Uncategorized · 24 Sep 2025 20:13 WIB ·

Kematian Warga Mekar Bahalat Picu Tudingan Praktik ‘Sewa Blok’ di PTPN IV Bah Jambi


 Kematian Warga Mekar Bahalat Picu Tudingan Praktik ‘Sewa Blok’ di PTPN IV Bah Jambi Perbesar

Simalungun – Tuntasnusantara.com – Kasus kematian BM (41), warga Mekar Bahalat, Simalungun, memicu gelombang protes dan desakan dari warga Jawa Maraja agar Polres Simalungun mengusut tuntas dugaan kejanggalan di balik peristiwa tragis ini.

BM tewas setelah tertangkap tangan saat melakukan pencurian TBS (Tandan Buah Segar) di Afdeling 2 Kebun PTPN IV Regional 2 Bah Jambi. Menurut pengakuan UM (14), yang turut serta dalam aksi tersebut, mereka digerebek oleh pihak keamanan perkebunan pada Senin (22/09/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. UM dan seorang rekannya berhasil melarikan diri, namun BM tertangkap.

Kejanggalan muncul ketika korban dikabarkan tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit. Kepala Desa Mekar Bahalat, melalui Kepala Dusun Agus Tono, mengungkapkan bahwa pihak keluarga dihubungi oleh karyawan kebun berinisial SR sekitar pukul 04.00 WIB, mengabarkan kondisi BM dan meminta keluarga untuk ikut mengantarkannya ke rumah sakit.

“Korban tidak dapat tertolong,” ujar Agus kepada wartawan di Huta Korem bawah Rabu (24/09) pukul 03.00 WIB.

Dugaan ‘Sewa Blok’ Mencuat

Seorang kepala desa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan adanya dugaan praktik “sewa blok” yang melibatkan dana koordinasi. Sumber tersebut menjelaskan bahwa oknum karyawan PKWT berinisial SR diduga mengakomodir dana koordinasi bagi mereka yang ingin “bermain” di wilayah perkebunan.

“Dana tersebut harus ditransfer terlebih dahulu ke rekening tertentu. Jika tidak, akan ada penggerebekan dan penyiksaan di pos tertentu,” ungkap sumber tersebut.

UM, yang juga terlibat dalam aksi pencurian tersebut, mengaku belum menyetor uang koordinasi sebesar Rp100 ribu sebagai “DP” untuk masuk ke blok yang ditargetkan. Sisa dana akan ditransfer kemudian. UM menduga, penangkapan dan dugaan penganiayaan terhadap BM dipicu karena belum disetorkannya dana koordinasi tersebut.

Konfirmasi Pihak PTPN IV Belum Didapatkan

Hingga berita ini diturunkan, Reza HD, selaku Manager PTPN IV Kebun Bah Jambi, belum berhasil dikonfirmasi. Pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp pada hari yang sama pukul 15.56 WIB belum mendapatkan balasan.

(Dedi Sinaga)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perjudian Sabung ayam dan Dadu di Sungai Binti Sagulung Diduga Adanya Pembiaraan, Patroli Polsek Sagulung Dipertanyakan 

15 Desember 2025 - 08:44 WIB

Hakim “Ellen Yolanda Sinaga, SH., MH., Dilaporkan Oleh Hendri Siregar Bercap Darahnya Ke Pengadilan Tinggi Riau

18 Oktober 2025 - 15:42 WIB

Anda Karaoke Jadi Sorotan Publik, Benarkah Ada Peredaran Pil Ekstasi Merk Transformer di Balik Musik Keras?

18 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Rohul Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Riau, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Potih

18 Oktober 2025 - 13:02 WIB

Wujudkan Kemandirian Desa, Kapolres Simalungun Hadiri Peletakan Batu Pertama 800 Unit KMP di Gunung Maligas

17 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Potensi wisata religi desa Ujungbatu 4 kecamatan hutaraja tinggi kabupaten padanglawas Sumatera Utara sangat layak dikembangkan

17 Oktober 2025 - 11:16 WIB

Trending di Uncategorized