Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 21 Feb 2026 11:34 WIB ·

Miris! Gedung SDN 007 Sungai Pinang Rapuh dan Tak Layak Transparansi Dana BOS Dipertanyakan


 Miris! Gedung SDN 007 Sungai Pinang Rapuh dan Tak Layak Transparansi Dana BOS Dipertanyakan Perbesar

PUJUT RIAUTUNTASNUSANTARA.COM Kondisi infrastruktur pendidikan di SDN 007 Sungai Pinang, Kecamatan Pujut, kian memprihatinkan. Gedung sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siswa menuntut ilmu, kini kondisinya rusak berat dan nyaris roboh, sehingga dinilai sangat tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar.


Berdasarkan pantauan Awak Media pada Saptu,14/02/2026, dilokasi ada beberapa bagian bangunan tampak sudah rapuh dimakan usia. Kayu penyangga terlihat mulai lapuk, atap bocor, dan plafon cukup parah bahkan hampir terjatuh. Kondisi ini dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan para siswa dan guru sewaktu-waktu.


Transparansi Dana BOS Jadi Sorotan
Selain kondisi fisik bangunan yang hancur, ditemukan kejanggalan terkait aspek administrasi dan transparansi sekolah. Di lingkungan sekolah, tidak terlihat adanya Papan Informasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Padahal, sesuai petunjuk teknis (juknis) penggunaan dana BOS, setiap sekolah diwajibkan memasang papan informasi sebagai bentuk transparansi publik agar masyarakat dan wali murid dapat memantau penggunaan anggaran tersebut.


Upaya awak media untuk mendapatkan klarifikasi terkait kondisi sekolah dan nihilnya papan informasi BOS belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah SDN Sungai Pinang *LENI MARLINA* belum memberikan konfirmasi.
Saat tim media mendatangi sekolah untuk melakukan wawancara, kepala sekolah diketahui tidak berada di tempat.

“Kami ingin kejelasan, ke mana anggaran pemeliharaan selama ini dialokasikan? Mengapa sekolah dibiarkan hancur seperti ini?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat berharap Dinas Pendidikan setempat segera turun tangan untuk meninjau lokasi dan mengevaluasi kinerja manajemen sekolah demi keberlangsungan pendidikan anak-anak di Sungai Pinang. (RR2)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Desakan Terhadap Ditresnarkoba Polda Sumut Agar Turun Gunung Sikat Y dan B,Polres Labusel Dinilai ‘Melempem’,

21 Februari 2026 - 20:02 WIB

DPC LSM Gempur Kabupaten Nias, Apresiasi Atas Pengeledahan Rumah Dinkes Serta PPK Terkait RSUD Pratama Nias

21 Februari 2026 - 01:50 WIB

Dikeroyok Security, Kepling dan Acil, Korban Lapor Ke Polda Sumut Minta Pelaku Segera Ditangkap

20 Februari 2026 - 18:32 WIB

Aksi Peduli Perkumpulan Marga Gulo Indonesia (Permagi) untuk Penyintas Bencana Banjir dan Longsor

19 Februari 2026 - 22:09 WIB

Senilai 21 Miliar Pengadaan Tanah Dipertanyakan, KPKM RI Tunggu Klarifikasi Wali Kota dan Rilis Resmi Pansus DPRD

19 Februari 2026 - 11:59 WIB

Pemilihan Calon Ketua Dan Wakil ketua Pemuda Desa Teluk Binjai Dilaksanakan Dengan Demokratis

18 Februari 2026 - 20:08 WIB

Trending di Berita