Menu ✖

Mode Gelap

Berita · 2 Nov 2025 05:08 WIB ·

Perluas Lahan Hidroponik dan Organik, Rutan Ambon Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional


 Perluas Lahan Hidroponik dan Organik, Rutan Ambon Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional Perbesar

Ambon – Tuntasnusantara.com
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan lahan tanam hidroponik dan organik di lingkungan Rutan. Upaya ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus wujud nyata kontribusi Rutan Ambon terhadap pembangunan ekonomi produktif dan berkelanjutan.

Kepala Rutan Ambon, Yudhy Rizaldy, menjelaskan bahwa perluasan lahan tanam ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi sayuran hijau seperti pakcoy, kangkung, dan selada, yang selama ini dibudidayakan secara hidroponik dan organik oleh warga binaan. Menariknya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rencana penanaman ke-9 kalinya yang telah dilaksanakan secara berkesinambungan di Rutan Ambon.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan lingkungan pembinaan yang tidak hanya produktif, tetapi juga memberikan keterampilan nyata yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah bebas nanti,” kata Yudhy Rizaldy kepada wartawan, Sabtu (01/11/2025).

Program ini, lanjutnya, dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penambahan instalasi alat tanam hidroponik berupa pipa dan media tanam baru, serta penyiapan lahan organik di area yang telah ditentukan. Kegiatan penanaman dilakukan oleh warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan dasar pertanian modern dari petugas bimbingan kerja.

Salah seorang warga binaan, D.A, mengaku senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan ini. “Saya merasa lebih bermanfaat dan memiliki kegiatan yang positif setiap harinya. Selain belajar menanam hidroponik, saya juga bisa merasakan hasil kerja sendiri saat panen. Kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus produktif,” ungkap D.A.

Selain memberikan keterampilan baru, kegiatan bercocok tanam ini juga menjadi sarana terapi kerja dan pembinaan mental bagi warga binaan. Mereka dilibatkan langsung mulai dari proses penyemaian, perawatan, hingga pemanenan hasil. Panen sayuran digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur Rutan, dan sebagian hasilnya dimanfaatkan untuk kegiatan sosial serta program pemberdayaan ekonomi.

Yudhy menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta mendukung 13 akselerasi pelayanan Prima yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. “Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Melalui pembinaan berbasis kerja produktif seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Rutan juga bisa menjadi pusat edukasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, tambahnya, Rutan Ambon berencana memperluas kerja sama dengan instansi pertanian dan pihak swasta untuk pengembangan pelatihan lanjutan serta peningkatan kualitas hasil panen. Dengan langkah ini, Rutan Ambon berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai lembaga pembinaan yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga memberdayakan dan menumbuhkan nilai kemandirian warga binaan.

(JZ/Red)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Resah ! Peredaran Sabu Yang di Duga di Kendalikan Oleh AHY Cs Picu Serta Maling di Siang Hari di Desa Kelapa Sebatang, Polsek Kualuh Leidong: Akan Kita Berantas

29 September 2026 - 20:19 WIB

Warga Minta AKBP R. Bimo Mundur Kapolres Binjai DIDUGA Tak Mampu Berantas Judi

29 September 2026 - 14:59 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolsek Cerenti Gelar Coffee Morning dan Silaturahmi Bersama Insan Pers

29 September 2026 - 14:01 WIB

Calo Imigrasi Belawan Di duga Terjadi Praktik Pungli Terindikasi Libatkan “Orang Dalam” dan Berlangsung Sistematis

29 September 2026 - 11:47 WIB

DI Duga Pungli Sistematis Libatkan Oknum Internal dan Jaringan Calo,Aroma Kantor Imigrasi Belawan Mulai Tercium

28 September 2026 - 20:27 WIB

Menata Ormas di Kota Padang: Kepastian Hukum dan Pembinaan Jadi Kunci Oleh: Marinus Zega, SH

28 September 2026 - 15:20 WIB

Trending di Berita