Menu ✖

Mode Gelap

Berita · 2 Nov 2025 07:49 WIB ·

Makanan Basi Masih Disajikan di MBG Cikoko, Dinas Pendidikan dan Kesehatan Dituding Tutup Mata


 Makanan Basi Masih Disajikan di MBG Cikoko, Dinas Pendidikan dan Kesehatan Dituding Tutup Mata Perbesar

Simalungun. Tuntasnusantara. com —
Setelah terus diberitakan oleh media,Tuntasnusantara.com dan Infopersadanews.id, mengenai makanan basi dan bau tak sedap yang disajikan kepada siswa-siswi di Yayasan MBG Cikoko, persoalan tersebut belum juga menemukan titik terang.

Padahal, setelah menuai sorotan publik, Ketua Yayasan MBG Cikoko yang mengaku dari Jakarta sempat turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi di lapangan. Namun, berdasarkan pantauan awak media dan laporan para siswa, kasus serupa masih sering terjadi.

“Kami masih sering dapat lauk yang bau, kayak udah basi. Kadang teman-teman gak sanggup makan,” ujar salah satu siswa dengan nada kecewa saat diwawancarai awak media Tuntasnusantara.com dan Infopersadanews.id.

Kondisi ini membuat orang tua siswa geram. Mereka menilai pihak yayasan tidak serius menjaga kualitas makanan anak-anak.

“Kalau Bupati Simalungun memang berani seperti kata-katanya waktu kampanye, buktikan sekarang. Jangan cuma berani bicara, tapi diam saat rakyat susah,” ucap salah satu wali murid dengan tegas.

Sementara ketika awak media ingin konfirmasi kepada pihak yayasan namun tidak berhasil karena nomor pihak yayasan tidak bisa dibagikan kata seorang pegawai yayasan cikoko.Menanggapi hal tersebut awak media merasa ada yang di sembunyikan.

Pihak Yayasan MBG Cikoko saat dikonfirmasi awak media menyatakan bahwa Kami sudah melakukan evaluasi dan pembenahan. Jika masih ada masalah, kami akan tindaklanjuti,” ujar salah satu pengurus yayasan yang enggan disebutkan namanya.

Namun, hingga kini Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun belum juga melakukan sidak langsung ke lokasi. Hal ini menimbulkan kecurigaan publik bahwa ada pembiaran terhadap dugaan kelalaian serius yang berdampak pada kesehatan siswa.

Dalam pernyataannya kepada Tuntasnusantara. com dan Infopersadanews.id, Ketua LSM KCBI, Juni Pardomuan Saragih, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini sampai tuntas dan mendorong aparat penegak hukum turun langsung ke lapangan.

“Kita tidak bisa menoleransi masalah seperti ini. Ini menyangkut anak-anak bangsa. Jika terbukti ada kelalaian atau unsur pelanggaran, kami dari LSM KCBI akan melaporkan secara resmi ke pihak berwenang,” tegas Juni Pardomuan Saragih, Ketua LSM KCBI.

LSM KCBI juga menantang Bupati Simalungun untuk membuktikan sikap dengan slogan “berani, berani”yang dulu dijanjikan saat kampanye di hadapan rakyat, tunjukkan kata berani menindak tegas oknum atau pihak mana pun yang lalai dan menyebabkan anak-anak mendapat makanan tidak layak konsumsi.

“Jangan cuma berani bicara di depan massa, tapi ciut menghadapi persoalan nyata di masyarakat. Kami tunggu tindakan nyata, bukan kata-kata,” tutup Juni Pardomuan Saragih dengan tegas.

Sementara disisilainI ke dua media ini akan terus memantau dan menyoroti kasus ini hingga ada langkah konkret dari pemerintah dan dinas terkait.Hingga berita ini di layangkan ke meja redaksi belum ada tanggapan dari pihak ahli gini, ppg dan pigak yayasan.

Dedi Sinaga

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Resah ! Peredaran Sabu Yang di Duga di Kendalikan Oleh AHY Cs Picu Serta Maling di Siang Hari di Desa Kelapa Sebatang, Polsek Kualuh Leidong: Akan Kita Berantas

29 September 2026 - 20:19 WIB

Warga Minta AKBP R. Bimo Mundur Kapolres Binjai DIDUGA Tak Mampu Berantas Judi

29 September 2026 - 14:59 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolsek Cerenti Gelar Coffee Morning dan Silaturahmi Bersama Insan Pers

29 September 2026 - 14:01 WIB

Calo Imigrasi Belawan Di duga Terjadi Praktik Pungli Terindikasi Libatkan “Orang Dalam” dan Berlangsung Sistematis

29 September 2026 - 11:47 WIB

DI Duga Pungli Sistematis Libatkan Oknum Internal dan Jaringan Calo,Aroma Kantor Imigrasi Belawan Mulai Tercium

28 September 2026 - 20:27 WIB

Menata Ormas di Kota Padang: Kepastian Hukum dan Pembinaan Jadi Kunci Oleh: Marinus Zega, SH

28 September 2026 - 15:20 WIB

Trending di Berita