Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 6 Nov 2025 11:45 WIB ·

Diduga Kuat Pangulu Raya Usang Korupsi Dana Desa — Papan Proyek Hilang, Transparansi Nihil, LSM KCBI Desak Audit Total!


 Diduga Kuat Pangulu Raya Usang Korupsi Dana Desa — Papan Proyek Hilang, Transparansi Nihil, LSM KCBI Desak Audit Total! Perbesar

Simalungun,tuntasnusantara.com
Dugaan korupsi di Nagori Raya Usang, Kecamatan Dolok Masagal, Kabupaten Simalungun, makin terang-benderang. Pantauan media di lapangan menunjukkan bahwa hingga kini tidak ditemukan papan proyek di lokasi kegiatan pembangunan, bahkan papan transparansi anggaran di kantor nagori pun tidak ada sama sekali.

Hal ini menimbulkan kecurigaan kuat bahwa pangulu (kepala desa) diduga sengaja menutupi penggunaan anggaran desa. Warga mempertanyakan ke mana arah dana-dana besar yang selama ini mengalir, seperti anggaran BUMNag, BLT, dan bantuan-bantuan lainnya.

“Kami tidak tahu berapa anggarannya, untuk apa digunakan, hasilnya pun tidak jelas. Seolah-olah semua ditutup-tutupi. Ini sangat mencurigakan,” ujar seorang warga kepada Info Persada News. Id.

Kondisi lapangan menunjukkan sejumlah kegiatan pembangunan tidak jelas progresnya, sementara laporan penggunaan dana desa juga tidak pernah dipublikasikan. Padahal, sesuai aturan, setiap penggunaan dana publik wajib diumumkan melalui papan proyek dan papan informasi transparansi di kantor nagori agar masyarakat bisa ikut mengawasi.

Menanggapi hal ini, Ketua LSM KCBI, Juni Pardomuan Saragih, angkat bicara. Ia menilai bahwa situasi di Nagori Raya Usang sudah sangat tidak sehat dalam hal tata kelola keuangan desa.

“Ini bukan lagi soal kelalaian, tapi kuat dugaan ada unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kami dari LSM KCBI akan melayangkan surat resmi ke Inspektorat Kabupaten Simalungun dan Unit Tipikor Polres Simalungun agar segera turun mengaudit dan memeriksa Pangulu Raya Usang beserta seluruh perangkatnya,” tegas Juni Pardomuan Saragih.

LSM KCBI juga menegaskan, bila tidak ada langkah tegas dari pihak berwenang, pihaknya akan melakukan aksi dan pelaporan resmi ke Kejaksaan Negeri Simalungun.

“Ini uang rakyat, bukan uang pribadi pangulu. Pemerintah daerah dan aparat hukum jangan diam. Jika tidak ada tindakan, kami siap turun aksi ke lapangan,” tambahnya.

Warga berharap kasus ini menjadi perhatian serius Bupati Simalungun dan dinas terkait, agar tidak ada lagi pangulu yang seenaknya mempermainkan dana publik tanpa rasa tanggung jawab.

Tim

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Sumut Sikat 23 Kasus Narkoba dalam Sehari, 26 Tersangka dan Puluhan Gram Sabu Diamankan

14 Mei 2026 - 21:17 WIB

Diduga Ada Rekayasa Ganti Rugi, Penasehat Hukum Warga Kiab Jaya Protes Keras Tindakan Sepihak PT Kinabalu Perkasa

14 Mei 2026 - 11:17 WIB

Desakan Pemecatan Kades Ujungbatu IV Menguat, Warga Mengaku Sudah 8 Bulan Menunggu Sikap Bupati Padanglawas

13 Mei 2026 - 20:45 WIB

Ratusan Massa Kelompok Tani Tunas Malela Kepung PT Sipef, Jalan PKS Sempat Diblokade

13 Mei 2026 - 17:38 WIB

Kapolres Simalungun Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Hatonduhan, Wujud Nyata Polri Hadir Bangun Desa dan Jaga Keselamatan Warga

13 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kapolsek Koto Gasib Beserta Jajarannya Panen Raya Jagung Pipil Ketahanan Pangan

13 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trending di Berita