Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 7 Nov 2025 18:40 WIB ·

Di duga Pihak Kontraktor Keras Kepala dan Pengawas Tutup Mata Kondisi Jalan Masih Basah Di Paksakan Pengaspalan di Ruas Jalan Miga – Lolowua 


 Di duga Pihak Kontraktor Keras Kepala dan Pengawas Tutup Mata Kondisi Jalan Masih Basah Di Paksakan Pengaspalan di Ruas Jalan Miga – Lolowua  Perbesar

Gunungsitoli – Tuntasnusantara.com

Proyek peningkatan struktur jalan provinsi ruas Miga-Lolowua ini bersumber dari PAD Sumatera Utara tahun 2025 senilai Rp 28.914.586.705, – Inciude PPN (dua puluh delapan milyar sembilan ratus empat belas juta lima ratus delapan puluh enam ribu tujuh ratus lima rupiah) dikerjakan oleh PT. ADIDAYA CIPTA SENTOSA dengan kontrak kerja hingga 26 Agustus 2025 mendapat kritikan keras dari masyarakat. karena, perbaikan tersebut dinilai tak memandang cuaca saat hujan yang berpotensi aspal tidak merekat sempurna.

Pengerjaan proyek ruas jalan MIGA-LOLOWUA itu menjadi pertanyaan publik dan mendapat kritikan keras dari masyarakat. kejadian itu terekam di Masingo Desa hiligodu ombolata Kecamatan Gunungsitoli selatan, Sumatera Utara.

Dalam sebuah video yang beredar, terlihat pada pekerjaan pengaspalan Ruas jalan tetap melanjutkan pengaspalan meski jalan yang basah dan agak tergenang air.

Video pekerjaan yang berada di Desa MAZINGO pada Jumat (7/11) siang itu, pukul 13.08 wib memperlihatkan para pekerja tetap menuangkan aspal hotmix ke jalan yang masih tergenang air. tetapi bahkan finisher masih jalan dilapangan.

Aksi pengaspalan ini kontak menuai kritik masyarakat. sebab, dalam praktik pengaspalan jalan, kondisi permukaan jalan umumnya harus kering agar aspal dapat menempel sempurna dan tahan lama.

salah satu pengendara, DYL mengaku tidak kaget melihat pemandangan itu. Ia bahkan menyebut pernah menyaksikan kejadian serupa beberapa hari sebelumnya di lokasi hiligodu.

“Bukan sekali ini saja pengaspalan dilakukan saat hujan, beberapa hari lalu juga saya lihat di hiligodu saat hujan,” ujarnya, Jum’at (7/11/25).

Fenomena ini membuat warga bertanya-tanya. apakah metode tersebut memang sesuai standar teknis pengaspalan? Ataukah justru mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap proyek perbaikan jalan?

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor terkait kejadian tersebut.

“Bukan sekali ini saja pengaspalan dilakukan saat hujan, pada sore – sore beberapa hari lalu juga dilakukan saat turun hujan,” ujar pengendara.

“Ya kalau caranya mereka begitu mengejar waktu dekat saya mengira akan rusak cepat rusak jalan ini, karena kondisi yang di aspal masih basah,” ucapnya.

Warga berharap agar ada ketegasan dari Bapak Gubernur Bobby terhadap pengerjaan proyek perbaikan ruas jalan di MIGA-LOLOWUA. Mengingat anggaran perbaikan jalan bersumber dari uang rakyat, warga meminta agar kualitas pengerjaan tidak asal jadi dan tidak sekadar formalitas demi menyelesaikan proyek.

“Kami khawatir praktik seperti ini akan membuat hasil pengerjaan jalan hanya bertahan sementara dan menimbulkan kerusakan kembali dalam waktu singkat,” tuturnya.

Dari kejadian itu, awak media sudah berusaha menghubungi pihak dinas PUPR Gunungsitoli dan pihak kontraktor melalui sambungan Chat WhatsApp. Namun tidak mereka renspon hingga berita ini dinaikkan masih belum tersambung.



(Sonni L)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Pelalawan Pimpin Apel Perdana dan Halal Bihalal Bersama ASN

25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Sholat IED di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci di Hadiri Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan

23 Maret 2026 - 07:19 WIB

Pelayanan PKH Tercoreng: Lansia di Kerinci Timur Dapat Perlakuan Tak Berempati

19 Maret 2026 - 16:16 WIB

Ketua DPRD Indragiri Hulu Saptu P. Sunarat Beri Santunan Anak Yatim, Kaum Duafa dan Bantuan Keramik untuk Pembangunan Pesantren di Desa Pasir Kelampaian

18 Maret 2026 - 11:00 WIB

Buka Puasa Bersama Wartawan, Bupati Zukri Ajak Pers Bersinergi Bangun Pelalawan

17 Maret 2026 - 06:45 WIB

SekataNews Edukasi Literasi Media dan Citizen Journalism, Aktivis Pelalawan Antusias Perangi Hoaks

17 Maret 2026 - 01:00 WIB

Trending di Berita