Menu ✖

Mode Gelap

Berita · 14 Nov 2025 15:34 WIB ·

Diduga Jadi Sarang Mafia BBM, Gudang Misterius Tapung Hulu Disebut Milik Oknum Polisi


 Diduga Jadi Sarang Mafia BBM, Gudang Misterius Tapung Hulu Disebut Milik Oknum Polisi Perbesar

Tapung Hulu – Tuntasnusantara.com
Dugaan praktik penimbunan dan distribusi ilegal Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat di wilayah hukum Polsek Tapung Hulu, Kabupaten Kampar. Sebuah gudang yang diduga kuat digunakan sebagai tempat penimbunan BBM bersubsidi yang seharusnya untuk rakyat kecil, malah diduga dialihkan ke pihak-pihak yang tidak berhak.

Informasi dari warga setempat menyebutkan, aktivitas mencurigakan di gudang tersebut telah berlangsung lama. “Gudang itu sudah lama beroperasi, mobil-mobil tangki sering keluar masuk, bahkan jalan gang sering ditutup ketika mereka bongkar muat BBM. Setelah terkumpul banyak, biasanya BBM itu dibawa keluar dengan mobil tangki bertuliskan PT. Petro Safa Jaya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Lebih mencengangkan lagi, warga menduga gudang BBM itu dimiliki oleh oknum anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Tapung Hulu. Dugaan ini semakin memperkuat indikasi adanya keterlibatan aparat dalam jaringan mafia BBM bersubsidi di daerah tersebut.

Jika dugaan itu terbukti, maka tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat dan mencoreng citra institusi Polri. Penyalahgunaan BBM bersubsidi bukan hanya tindak pidana, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap keadilan sosial bagi masyarakat yang sangat membutuhkan.

Fenomena ini kembali menyorot lemahnya pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di lapangan. Modus penimbunan dan pengalihan BBM bersubsidi oleh oknum berpengaruh bukan hal baru. Namun yang membuat publik geram adalah, ketika pelakunya justru berasal dari pihak yang seharusnya menegakkan hukum dan menjaga moral konstitusi.

Negara kehilangan wajah keadilannya ketika hukum tak lagi tajam ke atas. Saat aparat ikut bermain dalam praktik kotor ini, rakyat pun kehilangan harapan kepada institusi yang mestinya menjadi pelindung mereka.

Pertanyaannya kini: kepada siapa rakyat harus mengadu ketika oknum aparat sendiri yang menjadi bagian dari mafia BBM bersubsidi?
Situasi ini menjadi tamparan keras bagi penegak hukum untuk membuktikan bahwa keadilan tidak bisa dibeli, dan hukum masih berpihak pada rakyat kecil.

(Tim)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Minta AKBP R. Bimo Mundur Kapolres Binjai DIDUGA Tak Mampu Berantas Judi

29 September 2026 - 14:59 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolsek Cerenti Gelar Coffee Morning dan Silaturahmi Bersama Insan Pers

29 September 2026 - 14:01 WIB

Calo Imigrasi Belawan Di duga Terjadi Praktik Pungli Terindikasi Libatkan “Orang Dalam” dan Berlangsung Sistematis

29 September 2026 - 11:47 WIB

DI Duga Pungli Sistematis Libatkan Oknum Internal dan Jaringan Calo,Aroma Kantor Imigrasi Belawan Mulai Tercium

28 September 2026 - 20:27 WIB

Menata Ormas di Kota Padang: Kepastian Hukum dan Pembinaan Jadi Kunci Oleh: Marinus Zega, SH

28 September 2026 - 15:20 WIB

Beribadah Bukan Sekadar Rutinitas, GKKD Pangkalan Kerinci Angkat Pesan Yohanes 4

28 September 2026 - 15:17 WIB

Trending di Berita