Tuntasnusantara.com – LABUSEL, lagi.lagi kecamatan Sei Kanan Kembali lagi kuat Dugaan praktik ilegal penyelewengan distribusi minyak subsidi kembali mencuat di kecamatan Sei kanan,Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Hampir seluruh SPBU di wilayah ini diduga menyimpang dari aturan, termasuk SPBU 14-214266 Amelia, yang setiap pagi Sore juga malam selalu menyalurkan Biosolar subsidi,dan pertalit kepada Mafia dan langsung diserbu oleh oknum yang diduga mafia minyak.subsidi tersebut
Dua nama yang diketahui oleh media yang disebut-sebut sudah lama beroperasi dalam praktik ini, yakni Muda dan Daulay, juga yang lain. Lain kembali mencuat ke permukaan. Keduanya disebut-sebut rutin “standby” di SPBU 14-214266 Amelia setiap pagi, mengangkut Biosolar subsidi dalam jumlah besar menggunakan kendaraan modifikasi.
Ironisnya, meskipun praktik ini sudah lama terjadi dan berkali-kali diberitakan, aparat penegak hukum (APH) di wilayah hukum polsek Sei kanan Polres Labuhanbatu Selatan dinilai tak bergeming. Warga menduga para pelaku telah memberikan “setoran” kepada oknum tertentu, sehingga Undang-Undang Migas No 22 tahun 2001 pasal (55) seolah tak berlaku di wilayah hukum polsek Sei kanan ini.sudah jelas, jelas dimuka umum penyulingan minyak tersebut tidak ada tindakan
Temukan lebih banyak
Praktik serupa juga diduga di SPBU 14-214266 Amelia yang disuling dibawah pepohonan sawit.yang tidak jauh dari SPBU tersebut
Keterangan dari warga yang ditemui awak media sebut saja Julpan dan Doni, mengaku kecewa karena tidak pernah mendapatkan jatah minyak subsidi tersebut.
“Kami selalu beli Pertamax. Biosolar dan Pertalite subsidi jarang sekali kami nikmati, karena sudah diserbu duluan oleh para mafia minyak,” ungkap Budi kesal.
Kanit reskrim polsek Sei. Kanan IPDA. DEDI SH.ketika dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp Mengata kan segera diselidiki secepat mungkin.
Hingga berita ini diterbitkan,tentang.marak nya penyulingan minyak subsidi
Walaupun Minyak Subsidi saat ini langkah namun para mafia mencari keuntungan besar dan menaikan harga minyak di perkampungan yang membuat resah masyarakat dikarena kan tingkah dari mafia minyak subsidi tersebut
Warga berharap aparat penegak hukum bertindak tegas dan pemerintah daerah tidak tutup mata terhadap maraknya praktik penyelewengan minyak subsidi yang jelas-jelas merugikan masyarakat kecil. (S.s)







