SIAK – Tuntasnusantara.com
Mobil dump truk jenis Fuso dengan nomor polisi BA 8671 QY ditemukan sedang melakukan aktivitas pembongkaran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga berasal dari sebuah perusahaan, yakni PT RAPP. Kendaraan tersebut diketahui sedang berhenti di sebuah gudang yang berada di kawasan Jalur 8, Jalan Pemda Simapang Perak Jaya, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, pada Senin (16/3/2026).
Keberadaan truk tersebut menarik perhatian warga sekitar karena aktivitas yang dilakukan di lokasi gudang tersebut terlihat mencurigakan. Saat ditemukan, truk tersebut diduga tengah melakukan pembongkaran BBM solar dari dalam tangki kendaraan.
Aktivitas ini memunculkan dugaan bahwa solar tersebut berasal dari lingkungan operasional perusahaan dan kemudian dipindahkan ke tempat penampungan lain. Proses pemindahan BBM itu diduga dilakukan secara manual menggunakan selang yang disambungkan dari tangki kendaraan ke sejumlah wadah yang telah disiapkan di dalam gudang.
Di lokasi gudang tersebut, terlihat puluhan jirigen serta beberapa drum berukuran besar yang diduga berisi BBM jenis solar. Wadah-wadah itu tersusun di dalam gudang dan sebagian tampak sudah terisi. Temuan ini semakin menguatkan dugaan adanya aktivitas penimbunan BBM yang dilakukan secara berkala di tempat tersebut.
Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, berada di sekitar lokasi mengaku sudah beberapa kali melihat mobil yang sama datang ke gudang tersebut. Menurutnya, kendaraan itu kerap berhenti cukup lama dan terlihat melakukan pembongkaran minyak dari dalam tangki. Aktivitas tersebut bukan pertama kali terjadi dan sudah berlangsung cukup lama.
Ketika tim wartawan mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada sopir truk yang diketahui bernama BS, yang bersangkutan justru langsung melarikan diri dari lokasi. Sopir tersebut meninggalkan kendaraan begitu saja dalam kondisi pintu terbuka. Sebelum melarikan diri, ia sempat terlihat memegang selang serta sebuah jirigen yang diduga digunakan untuk memindahkan BBM dari dalam tangki truk.
Atas temuan ini, masyarakat berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan melakukan penertiban serta penyelidikan lebih lanjut. Warga meminta agar aktivitas dugaan penimbunan BBM tersebut dapat diusut secara tuntas untuk mengetahui asal-usul BBM serta pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain itu, penindakan tegas diharapkan dapat mencegah praktik serupa kembali terjadi di wilayah Siak.
Editor : JZ/Red







