Gunungsitoli – Tuntasnusantara.com
Apa itu Forum Perangkat Desa se-Kepuluan Nias (FPDKN),
Ketua Umum Forum Perangkat Desa Kepulauan Nias (FPDKN) sampaikan “FPDKN ini terbentuk, digagas dan di inisiasi oleh perangkat desa yang tergabung dari beberapa organisasi profesi khususnya perangkat desa di wilayah Kepulauan Nias seperti PPDI, DPN PPDI, PPDI Merah Putih, PPDI Nasional, Salam Berdesa dan ormas lain yang selama ini tidak menyatu karena adanya EGO sektoral masing masing Organisasi, maka dengan sikap kerendahan hati dan penuh kebijaksanaan kami bersepakat pada tanggal 24 Agustus 2024 bertempat di Desa Fodo – Gunungsitoli, menyatukan harapan dan doa doa keluarga besar Perangkat Desa dalam satu wadah dan rumah besar tanpa mengabaikan organisasi Perangkat Desa lain yang sudah ada.
Atas dasar kesepakatan bersama maka wadah ini/rumah besar ini kami beri nama FORUM PERANGKAT DESA SE-KEPULAUAN NIAS (FPDKN) yang didalamnya termasuk seluruh perangkat Desa mulai dari sekretaris desa, Kepala urusan, Kepala Seksi, Kepala Wilayah (Kepala Dusun).
Dalam pertemuan dimaksud terbentuklah Pengurus Careteker untuk menyiapkan semua nama – nama Dewan Pengurus FPDKN, Kantor Sekretariat, Data Statistik Perangkat Desa di seluruh pelosok wilayah Kepulauan Nias , konsolidasi dan sosialisasi visi misi FPDKN kepada seluruh teman teman Perangkat Desa dan ini dilakukan oleh Pengurus Careteker FPDKN selama satu tahun lebih sejak deklarasi pembentukan Forum Perangkat Desa se-Kepulauan Nias.
Adapun Visi Misi terbentuknya Forum Perangkat Desa se-Kepulauan Nias (FPDKN)
a. Mendukung segala program pemerintah baik dipusat, daerah dan desa
b. Mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi perangkat desa sesuai kinerja dan dedikasi
c. Menumbuhkan motivasi kerja dan profesionalisme dalam pelayanan masyarakat desa.
d. Memperjuangkan status kepengawaian Perangkat Desa yang selama ini masih belum jelas, baik dari skema pengajian belum berlaku sama diseluruh perangkat Desa di Indonesia khusunya di kepulauan Nias dimana Honor/Siltap perangkat Desa masih ada Rp 450.000 perbulan itupun tidak setiap bulan diberikan.
e. Mendampingi Perangkat Desa yang diberhentikan tanpa alasan dan tidak sesuai regulasi, dimana selama ini hanya masalah sepele, pribadi, perbedaan politik saat pilkada, pileg dan pilkades perangkat desa terancam untuk diberhentikan.
Pada kesempatan ini juga kami menyampaikan bahwa Forum Perangkat Desa se-Kepulauan Nias ini terdiri dari 4 Kabupaten dan 1 Kota yaitu :
a. Kabupaten Nias terdiri 10 Kecamatan dan 170 Desa
b. Kabupaten Nias Selatan terdiri dari 35 Kecamatan, 459 Desa dan 2 Kelurahan
c. Kabupaten Nias Utara terdiri dari 11 Kecamatan, 112 Desa dan 1 Kelurahan
d. Kabupaten Nias Barat terdiri dari 8 kecamatan dan 105 Desa
e. Kota Gunungsitoli terdiri dari 6 Kecamatan, 98 Desa dan 3 Kelurahan
Maka secara keseluruhan jumlah penduduk dikepulauan Nias per Juni 2024 sebanyak kurang lebih 1.549.000 jiwa.
Dengan latar belakang yang sangat hakiki dimana selama ini Perangkat desa memiliki peran penting yang strategis sebagai pelaksana eksekutor seluruh program pemerintah baik dari pusat, daerah dan desa, bahkan dalam proses pembangunan, pelayanan publik masyarakat, pendataan, survei dan persoalan persoalan dalam masyarakat desa, peranan Kepala Desa dan Perangkat Desa sangat menentukan keberlangsungan tata pemerintahan yang baik.
Motto atau slogan “ Desa Membangun Indonesia lebih maju “ adalah sebuah kata yang mudah di ucapkan namun untuk mewujudkanya butuh proses, perjuangan dan kolobarasi seluruh pemangku kepentingan di negara republic Indonesia ini.
Mewakili seluruh Pengurus Forum Perangkat Desa se-Kepulauan Nias menyampaikan harapan dan doa doa keluarga besar Perangkat Desa yang selama ini cukup memberikan pengabdian tanpa batas dan syarat bagi masyarakat, antara lain :
Perangkat Desa berkomitmen mewujudkan tercapainya Program Pemerintah baik di Pusat, Daerah dan Desa dan komitmen ini kami suarakan yaitu :
1. Perangkat Desa Tidak menyalahgunkan wewenang sebagai Aparatur Pemerintah Desa.
2. Perangkat Desa siap Melayani dan Membantu Masyarakat dalam berbagai bentuk administrasi baik dirumah kami maupun di Kantor Desa ;
3. Perangkat Desa selalu siap stand by 24 jam menerima dan melayani masyarakat dalam setiap permasalahan yang terjadi serta menjadi penengah (win-win soluction) atau mediator dalam keadaan situasi apapun demi terciptannya suasana kondusif, aman dan nyaman.
4. Perangkat Desa selalu siap menerima segala konsekuensi baik hinaan,cacian, bullyan dari masyarakatnya sendiri bila tidak terpenuhi harapan dan kehendak mereka :
5. Perangkat Desa waijb patuh dan taat kepada Kepala Desa, Camat, Kepala Daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam pelayanan pemerintahan.
6. Perangkat Desa akan selalu menjaga nama baik pemerintah baik di pusat,daerah dan desa.
Kami berkeyakinan kuat bahwa dengan slogan “ Desa Membangun Indonesia lebih maju “ maka dalam pelaksanaan MUSDA ini akan menjadi momentum penting dan bersejarah bagi daerah di Kepulauan Nias khususnya dan Indonesia pada umumnya bahwa Perangkat Desa bisa bersatu dan memajukan daerah Kepulauan Nias ini yang bertahun tahun telah dinobatkan sebagai Daerah 3 T (tertinggal, terdepan dan terluar) sesuai yang diamanatkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal.
Penyampaian Aspirasi seluruh perangkat desa ini dimampukan TUHAN diteruskan oleh Bapak Anggota DPD RI Senator dari Sumatera Utara (bapak Pdt. Penrad Siangian), Bapak Anggota DPRD Sumatera Utara, Bapak Bupati, Bapak Wali Kota Gunungsitoli, Bapak Ketua dan Anggota DPRD se-Kepulauan Nias, Bapak Kadis PMD Provinsi Sumatera Utara, Bapak Kapolres Nias, Bapak Dandim 0213 Nias , Bapak Kajari Gunungsitoli, bapak Kepala KP2KP Gunungsitoli,bapak Manajer PLN UP3 Nias, bapak camat dan seluruh kita yang hadir diruangan ini untuk terus berjuang memajukan Kepulauan Nias tercinta ini.
Akhir kata kami mengucapkan terima kasih banyak atas kerja sama yang baik dari seluruh Perangkat Desa,Dewan Pengurus Careteker FPDKN, Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah Forum Perangkat Desa (FPDKN), Bapak Camat dan Bapak Kades yang telah merestui kami untuk berorganisasi, pengurus ormas profesi dan para dermawan yang mendukung pembiayaan MUSDA ini, terlebih kepada orangtua kami Bapak Pdt. Penrad Siagian yang telah datang jauh jauh menghadiri Musyawarah Daerah Forum Perangkat Desa se-Kepulauan Nias dan bapak/ibu yang hadir. Semoga Tuhan senantiasa memberi kesehatan yang baik dan selalu terberkati dalam setiap pekerjaan.
Demikian sambutan kami ini atas perhatian diucapkan terima kasih
Teriring salam, doa dan hormat kami Yaahowu, Horaas…
Perangkat Desa ….maju….maju …maju….
(Edison mend)







