Rokan Hilir – Riau | Tuntasnusantara.com
Kasus kecelakaan lalu lintas maut yang melibatkan mobil angkutan travel dan truk Colt Diesel Canter di jalur lintas utama Riau-Sumut, Sabtu (26/9/2026) pagi, memasuki babak baru. Dua dari empat penumpang yang mengalami luka serius kini resmi dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Syafira Kota Pekanbaru guna mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.
Peristiwa naas tersebut sebelumnya terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di kawasan Ujung Tanjung, tepatnya di Jalan Lintas Riau-Sumut KM 167, Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Lokasi kejadian hanya berjarak beberapa ratus meter sebelum kawasan Markas Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hilir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, dampak benturan keras antara kedua kendaraan menyebabkan empat penumpang travel mengalami luka-luka. Salah satu korban yang berhasil diidentifikasi di awal adalah Yotina Waruwu (34), warga Laowo Hilimbaruzo, Idanogawo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, yang berprofesi sebagai petani.
Setelah sempat mendapatkan penanganan darurat dan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cahaya Ujung Tanjung, kondisi luka yang membutuhkan penanganan spesifik membuat pihak keluarga memutuskan membawa korban ke ibu kota provinsi. Dua korban kecelakaan tersebut saat ini telah berada di ruang perawatan RS Syafira, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru.
Pimpinan Redaksi Media Basmi Nusantara com, Nando Saputra Gulo, yang turun langsung mendampingi pihak keluarga korban di RS Syafira Pekanbaru membenarkan hal tersebut. Pihaknya kini tengah bergerak cepat berkoordinasi secara horizontal dengan jajaran Satlantas Polres Rohil untuk pemenuhan hak-hak administrasi korban.
“Benar, saat ini dua korban sudah dirawat di RS Syafira Pekanbaru. Kita sedang menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan pihak Satlantas Polres Rokan Hilir, khususnya Pak Laoli, agar Laporan Polisi (LP) bisa segera diterbitkan. Surat tersebut sangat krusial agar penjaminan biaya pengobatan dari Jasa Raharja bagi para korban bisa langsung aktif di rumah sakit,” ujar Nando Saputra Gulo saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2026) malam.
Di sisi lain, supir mobil travel yang diketahui bermarga Barat dilaporkan melarikan diri dari lokasi kejadian sesaat setelah tabrakan terjadi dan meninggalkan para korban begitu saja. Hingga berita ini diturunkan, keberadaan supir tersebut masih dalam pengejaran intensif oleh aparat penegak hukum.
Jajaran Satlantas Polres Rokan Hilir sendiri telah bergerak cepat mengamankan barang bukti kendaraan di lokasi untuk keperluan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihak kepolisian menegaskan tidak akan menoleransi aksi melarikan diri tersebut dan meminta sang supir untuk segera menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan insiden maut ini secara hukum.
Jurnalis : Tim/JZ







