Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 28 Nov 2025 20:12 WIB ·

Lahan Konservasi PT Musim Mas Disinyalir Telah Alih Fungsi Jadi Tanaman Sawit


 Lahan Konservasi PT Musim Mas Disinyalir Telah  Alih Fungsi Jadi Tanaman Sawit Perbesar

PelalawanTuntasnusantara.com
Seluas ratusan hektar lahan status hutan didalam Hak Guna Usaha (HGU) kebun kelapa sawit milik PT Musim Mas diduga telah beralih fungsi jadi tanaman kelapa sawit. Lebih ironisnya, selain alih fungsikan lahan konservasi, perusahaan itu juga diduga telah merusak DAS (Daerah Aliran Sungai) Air Hitam.

Hal ini diungkap oleh seorang pemuda Desa Air Hitam bernama Ucok Jumat (28/11/2025) kepada wartawan media ini. Ucok mengaku geram dengan ulah perusahaan PT Musim Mas telah mengalihfungsikan lahan konservasi jadi tanaman kelapa sawit. Bahkan pinggir sungai Air Hitam dalam areal konservasi itu ditanami kelapa sawit yang seharusnya tidak boleh, tandasnya dengan tegas.

Disampaikan Ucok, lahan konservasi adalah areal yang dilindungi untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan ekosistiem. DAS harus dijaga dan dilindungi untuk menjaga keseimbangan ekosistem, sumber air, kualitas air, keanekaragaman hayati, fungsi hidrologi, dan kestabilan tanah.

Alih fungsi lahan konservasi tersebut terkuak oleh warga Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Hal itu juga dikuatkan oleh temuan Satgas PKH (Satuan Pengawas Penertiban Kawasan dan Hutan). Maka diareal tersebut telah berdiri beberapa plang yang dibuat oleh Satgas PKH bahwa lahan tersebut adalah lahan konservasi, ujar Ucok.

Pasca terkuaknya alih fungsi lahan konservasi tersebut oleh Satgas PKH beberapa, nampaknya sebagian pokok kelapa sawit sudah mulai mati. Jikalau itu sengaja dimatikan oleh perusahaan PT Musim Mas, nampaknya modus saja, karena yang terlihat mati hanya sebagian pokok-pokok kelapa sawit yang kasat mata dari pinggir jalan saja. Sementara tengah-tengah areal yang tidak terjangkau penglihatan, sebagian banyak pokok kelapa sawitnya masih subur, bebernya.

Humas PT Musim Mas Malinton Purba yang dikonfirmasi membantah hal itu. Malinton mengaku sudah mengecek ke PKS (pabrik kelapa sawit) kegiatan itu tidak ada. “Kegiatan ini tdk ada lae ku. Sudah ku cek ke PKS,” jawabnya melalui pesan WhatsApp kepada wartawan media ini.

Ini lahan sempadan sungai yang sudah ditinggalkan oleh perusahaan dan dilakukan pengkayaan dengan cara menghutankan kembali melalui penanaman pohon-pohon hutan. Itu justru perusahaan melakukan penghutanan kembali melalui penanaman pohon-pohon hutan, ujar Malinton memberi alibi. (Sona)

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Sumut Sikat 23 Kasus Narkoba dalam Sehari, 26 Tersangka dan Puluhan Gram Sabu Diamankan

14 Mei 2026 - 21:17 WIB

Diduga Ada Rekayasa Ganti Rugi, Penasehat Hukum Warga Kiab Jaya Protes Keras Tindakan Sepihak PT Kinabalu Perkasa

14 Mei 2026 - 11:17 WIB

Desakan Pemecatan Kades Ujungbatu IV Menguat, Warga Mengaku Sudah 8 Bulan Menunggu Sikap Bupati Padanglawas

13 Mei 2026 - 20:45 WIB

Ratusan Massa Kelompok Tani Tunas Malela Kepung PT Sipef, Jalan PKS Sempat Diblokade

13 Mei 2026 - 17:38 WIB

Kapolres Simalungun Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Hatonduhan, Wujud Nyata Polri Hadir Bangun Desa dan Jaga Keselamatan Warga

13 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kapolsek Koto Gasib Beserta Jajarannya Panen Raya Jagung Pipil Ketahanan Pangan

13 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trending di Berita