Nagori Bahjoga,Tuntasnusantara.com — Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, Badan Usaha Nagori (BumNag) “BERSAMA” Nagori Bahjoga terus menunjukkan langkah konkret dalam mendukung astacita pembangunan desa. Setelah menggulirkan program penanaman jagung seluas 5 hektare, unit usaha desa ini kembali bergerak melalui pengembangan sektor perikanan.
Pada Selasa (18/11/2025), suasana di area kolam perikanan Nagori Bahjoga tampak lebih ramai dari biasanya. Jajaran pemerintahan nagori dan pengurus BumNag berkumpul menyaksikan penebaran bibit ikan yang menjadi salah satu program unggulan tahun ini. Kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk dukungan penuh terhadap upaya peningkatan ekonomi masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Nagori Bahjoga, Yuki Murdiyansyah, S.Pd.I, Gamot Wahyudi, Kaur Pemerintahan M. Amin, serta pengurus lengkap BumNag “BERSAMA”, yakni Ketua Ramli Saragih dan Bendahara Sujarwo.
Pengembangan Kolam Perikanan: Cikal Bakal Usaha Baru Nagori
Ketua BumNag “BERSAMA”, Ramli Saragih, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan lima petak kolam untuk pengembangan ribuan bibit ikan. Dengan penuh semangat, Ramli memaparkan jumlah dan jenis bibit yang ditebar.
Total ada sekitar 23 ribu bibit ikan dengan rincian:
15.000 ekor berukuran 2–3 inci
4.000 ekor berukuran 4–5 inci
1.500 ekor bibit ikan 10 ekor/kg
Sisanya merupakan bibit ikan lele Dumbo dan ikan nila
Menurut Ramli, pembagian ukuran bibit tersebut bertujuan agar masa panen bisa berjenjang, sehingga BumNag dapat menjaga keberlanjutan pasokan dan memperluas peluang usaha.
> “Ini bukan sekadar tebar benih. Ini langkah awal membangun unit usaha perikanan yang produktif. Target kami, kolam-kolam ini menjadi sumber pendapatan tetap bagi nagori sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat,” ujar Ramli Saragih.
Kolaborasi Pemerintah dan BumNag: Gerak Bersama untuk Kesejahteraan
Kepala Desa, Yuki Murdiyansyah, mengapresiasi upaya BumNag yang terus berinovasi. Ia menilai program ini selaras dengan visi pembanguan nagori, yakni memanfaatkan potensi lokal untuk kemandirian ekonomi.
> “Nagori Bahjoga punya potensi alam yang luar biasa. Jika dikelola dengan baik seperti yang dilakukan BumNag ‘BERSAMA’, ini bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Pemerintah nagori tentu mendukung penuh,” ucap Yuki.
Yuki menambahkan bahwa program perikanan ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan warga, tetapi juga membuka peluang kerja, meningkatkan pendapatan, hingga mempercepat penyediaan bahan pangan yang lebih terjangkau.
Harapan Baru dari Air Tenang Kolam Bahjoga
Suasana penebaran bibit ikan pagi itu membawa harapan baru. Anak-anak warga yang turut menyaksikan tampak antusias melihat kolam yang mulai dipenuhi riak air dari ribuan bibit ikan. Bagi banyak warga, program ini adalah angin segar sekaligus peluang baru.
Ke depan, BumNag “BERSAMA” berencana terus mengembangkan kapasitas kolam, menambah jenis ikan, serta membuka kerja sama pemasaran dengan pelaku UMKM maupun pedagang lokal.
Dengan langkah-langkah progresif yang telah dilakukan, Nagori Bahjoga menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga menumbuhkan kemandirian ekonomi melalui pengelolaan potensi berbasis masyarakat.
BumNag “BERSAMA” pun kembali menegaskan jati dirinya: hadir untuk membangun, bergerak untuk memajukan, dan bersama untuk sejahtera.
Reporter : Dedi Sinaga







