Nias – Tuntasnusantara.com
Masyarakat Kepulauan Nias, yang tersebar di lima kabupaten, menyampaikan keluhan terkait kondisi di pelabuhan pada pagi hari ini. Warga menilai situasi tersebut sangat mengecewakan, terutama menyangkut ketersediaan bahan makanan pokok dan kebutuhan sehari-hari yang semakin langka.
Warga mengungkapkan bahwa di tengah keterdesakan akan sembako, justru pengiriman mobil pengangkut aspal terlihat menjadi prioritas. Kondisi ini memicu kekecewaan karena masyarakat sejak dini berusaha mengejar waktu untuk memperoleh kebutuhan pokok yang harganya sudah sangat memberatkan di wilayah kepulauan.
“Kami bukan memberontak, kami hanya kecewa,” ujar salah supir yang diunggah disalah satu akun Facebooknya, Rabu (10/12/2025) yang dikutip Jurnalis SIB News Network (SNN). Ia menambahkan bahwa situasi di Nias semakin memprihatinkan karena selain harga sembako yang naik, beberapa barang pokok bahkan sulit ditemukan.
Peristiwa di pelabuhan pagi tadi disebut membuat warga terkejut, mengingat harapan mereka agar distribusi kebutuhan dasar bisa ditangani lebih cepat dan tepat sasaran.
Masyarakat berharap para pimpinan daerah di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias dapat turun tangan, melihat langsung kondisi di lapangan, serta tidak menutup mata maupun telinga terhadap situasi yang terjadi.
(ED MEND)







