Simalungun,tuntasnusantara.com – Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat membawa dampak besar dalam penyebaran informasi, baik positif maupun negatif. Menyadari hal tersebut, Polres Simalungun mengambil langkah proaktif dengan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Literasi Digitalisasi bagi seluruh personelnya. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasihumas Polres Simalungun AKP VJ. Purba, S.H., ini digelar pada Kamis, (27/11/2025) pukul 08.30 WIB di halaman apel Mako Polres Simalungun.
Dalam sosialisasi tersebut, AKP VJ. Purba memberikan pemahaman mendalam terkait penggunaan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, serta langkah-langkah mengantisipasi penyebaran berita bohong (hoaks) maupun konten negatif yang marak beredar di ruang digital.
Menurut AKP VJ. Purba, era digital ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain menghadirkan tantangan baru berupa derasnya arus informasi yang belum tentu benar.
> “Dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum, kita bukan hanya dituntut profesional di lapangan, tetapi juga cakap digital. Personel Polri harus mampu menjadi penyaring dan pemberi informasi yang benar, bukan justru ikut memperkeruh suasana di media sosial,” tegasnya dalam sambutan.
*Media Sosial sebagai Sarana Informasi Publik*
Polres Simalungun menilai bahwa media sosial saat ini telah menjadi salah satu ruang publik utama tempat masyarakat berkomunikasi, mencari informasi, bahkan membentuk opini. Karena itu, penggunaan media sosial harus diarahkan secara positif dan edukatif agar masyarakat mendapatkan informasi akurat dan terpercaya.
Dalam materi sosialisasi, AKP VJ. Purba juga menekankan pentingnya:
Memahami etika komunikasi digital
Meningkatkan kemampuan memilah informasi
Menghindari penyebaran konten provokatif, ujaran kebencian, dan SARA
Memastikan setiap unggahan berorientasi pada kepentingan publik dan institusi
*Tujuan dan Dampak yang Diharapkan*
Melalui kegiatan ini, terdapat sejumlah tujuan strategis yang ingin dicapai, yakni:
Meningkatkan pemahaman tentang literasi digital sebagai bekal menghadapi tantangan informasi modern.
Membentuk kemampuan menggunakan media sosial secara positif, produktif, dan sesuai aturan.
Menekan potensi penyebaran hoaks, disinformasi, dan isu negatif baik di lingkungan internal maupun eksternal.
Menciptakan budaya digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Polri Presisi.
Dengan meningkatnya literasi digital di kalangan personel, diharapkan Polres Simalungun dapat menjadi contoh dan rujukan bagi masyarakat dalam menggunakan media sosial dengan baik.
*Komitmen Polres Simalungun dalam Transformasi Digital Polri*
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Simalungun dalam mendukung transformasi digital Polri, sejalan dengan tuntutan zaman dan ekspektasi masyarakat.
Di akhir kegiatan, AKP VJ. Purba kembali menegaskan bahwa setiap personel memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga citra institusi, baik di dunia nyata maupun dunia maya.
> “Apa yang Anda tulis, bagikan, dan komentari di media sosial bukan hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga institusi Polri. Mari bersama menjadi pengguna media sosial yang cerdas, beretika, dan berintegritas,” tutupnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, Polres Simalungun berharap personel semakin siap menghadapi dinamika digital sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga ruang informasi yang sehat dan terpercaya bagi masyarakat.
Dedi Sinaga







