Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 7 Nov 2025 21:16 WIB ·

PTSI Telusuri Dugaan Intimidasi terhadap Karyawan Subkon yang Mengundurkan Diri


 PTSI Telusuri Dugaan Intimidasi terhadap Karyawan Subkon yang Mengundurkan Diri Perbesar

Pelalawan – Tuntasnusantara.com
Kasus pengunduran diri seorang karyawan Subkon PT Prima Transportasi Servis Indonesia (PTSI) di bawah naungan APRIL Group terus menjadi sorotan. Karyawan bernama Syahpril resmi mengundurkan diri usai mengaku mengalami intimidasi dari seorang manajer berinisial E, yang diduga memberikan beban kerja tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Syahpril mengungkapkan bahwa tekanan dan perlakuan yang diterimanya selama bekerja telah melewati batas kewajaran. Ia menilai, sistem kerja yang diterapkan oleh manajernya tidak mencerminkan nilai-nilai profesionalitas dan etika kerja yang seharusnya dijunjung tinggi di lingkungan perusahaan.

“Saya sudah berusaha bertahan, tapi tekanan dan perlakuan yang saya terima tidak sesuai dengan SOP perusahaan. Akhirnya saya memilih mundur,” ujar Syahpril.

Menanggapi hal tersebut, awak media mencoba mengkonfirmasi manajer berinisial E pada Selasa (8/10/2025). Ia menyampaikan bahwa persoalan tersebut sudah dilimpahkan ke bagian Human Resources Department (HRD) perusahaan.

“Saya sudah serahkan ke pihak HRD perusahaan,” kata E singkat.

Sementara itu, Hendri, perwakilan HRD PT Prima Transportasi Servis Indonesia (PTSI), memberikan penjelasan berbeda. Ia mengatakan bahwa dalam surat pengunduran diri Syahpril, tidak tercantum alasan pengunduran diri seperti yang disebutkan.

“Kalau dilihat dari surat pengunduran diri yang diberikan, tidak disebutkan alasan seperti itu, Pak. Namun, kami akan melakukan pendalaman informasi lebih lanjut terhadap laporan ini,” jelas Hendri kepada media melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PTSI maupun pihak APRIL Group belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan intimidasi tersebut. Namun, sejumlah pihak berharap perusahaan dapat bertindak transparan dalam menindaklanjuti laporan ini agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan karyawan lainnya.

Kasus ini menambah perhatian publik terhadap pentingnya perlindungan tenaga kerja dan penerapan SOP yang konsisten di lingkungan perusahaan mitra industri besar di Kabupaten Pelalawan. (Tim)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Memasuki Musim Kemarau, Polsek Koto Gasib melakukan monitoring Ketahanan Pangan

13 Juni 2026 - 09:16 WIB

Kepedulian Sesama Insan Simbul Utama PT SIA Lakukan Kegiatan Bakti Sosial di Kelurahan Bagan Batu Kota

12 Juni 2026 - 18:42 WIB

Empat Pelaku Diamankan dan Sempat ke Banten dan Inhil,Polres Pelalawan Berhasil Ungkap Kasus Curas Teeasnya Seorang Remaja

12 Juni 2026 - 12:15 WIB

DLH Rokan Hilir Besama Aliansi Mahasiswa Bagan Sinembah Serta Aparat Desa Sabangi PT SIA

12 Juni 2026 - 05:46 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Koto Gasib melakukan monitoring Jagung pipil.

11 Juni 2026 - 18:58 WIB

Dana Desa Marao 2025 Dipertanyakan Masyarakat

10 Juni 2026 - 17:48 WIB

Trending di Berita