Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 6 Nov 2025 06:12 WIB ·

PW FRN Minta Pemkab Pelalawan Transparan Umumkan Hasil Sampel Kasus Ikan Mendadak Mati


 PW FRN Minta Pemkab Pelalawan Transparan Umumkan Hasil Sampel Kasus Ikan Mendadak Mati Perbesar

PelalawanTuntasnusantara.com
Fenomena ikan mendadak mati yang terjadi di aliran sungai Kerinci, Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Riau pada Rabu (05/11/2025) membuat heboh masyarakat hingga Bupati Pelalawan turun langsung dan meminta Dinas terkait mengungkapkan kematian ribuan ekor itu.

Keseriusan dan ketegasan pemerintah daerah dalam menangani fenomena ikan mati yang kerap terjadi perlu menjadi perhatian serius. Jika kematian ikan yang mendadak di sungai tidak ditangani dengan serius, hal ini akan menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan, kesehatan manusia dan ekosistem secara keseluruhan.

Untuk itu, Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) PW FRN Pelalawan menegaskan perlu adanya pengawasan dan pengawalan secara ketat.

“Fenomena ikan mati yang terjadi di daerah -daerah lain di Pelalawan tidak kali ini saja. Beberapa kali pernah terjadi kemudian beritanya senyap dan hilang begitu saja. Tak ada kejelasan dan penjelasan apa penyebabnya,” ungkap Ketua PW FRN Dedy Rizaldi, CLA. kepada awak media, Rabu (05/11/2025).

“Perlu adanya pengawalan ketat agar kasus kematian ikan misterius ini tidak terjadi lagi. Sebab fenomena ini menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan lingkungan dan membutuhkan upaya pemulihan yang tidak sebentar,” jelasnya.

“Ikan mendadak mati di sungai kemudian masyarakat berbondong-bondong datang mengambil untuk dikonsumsi maupun dijual kembali. Meskipun secara agama Islam bangkai ikan laut hukumnya halal, tapi kita tidak tahu penyebab kematiannya. Tidak tahu pasti mengapa ikan tersebut mati. Ya… Penyebabnya bisa jadi karena keracunan limbah, pencemaran, penyakit, atau faktor lain yang bisa membahayakan kesehatan kita. Jadi misalnya itu terjadi karena limbah, efeknya itu tidak hanya kerusakan lingkungan saja tetapi juga pada kesehatan manusia,” terangnya lagi.

“Kita tunggu saja nanti bagaimana hasil kerja dinas terkait. Biarkan mereka bekerja. Nantikan katanya mau diumumkan tu, ya sudah kita tunggu pengumuman dari mereka. Ngga diumumkan kita tanya kenapa ngga diumumkan. Artinya apa? Butuh transparansi dari pemerintah agar jelas di masyarakat dan jika memang ada dugaan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh limbah, maka jelas ada sanksi bagi mereka si pencemar. Harus kasih sanksi yang berat agar tidak berulah lagi,” tegas Ketua PW FRN Dedy.

Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.MM patut diacungkan jempol kata Dedy. Begitu dapat info langsung turun ke sungai untuk melihat kebenaran ikan mati di sungai itu, bahkan langsung memerintahkan Kadis DLH dan Kadis Perikanan untuk pengambilan sample.

Dedy berharap, apa yang dilakukan oleh orang nomor satu di Pelalawan itu benar-benar ditindaklanjuti hingga nanti mengumumkan hasilnya ke publik. “Jadi ada keterbukaan informasi sehingga publik tidak menilai bahwa apa yang dilakukan pemerintah bukan hanya omon-omon saja, “pungkasnya.

Selain itu, Dedy juga mengapresiasi dan mendukung Perhimpunan Pemuda Peduli Kampung (P3K) yang akan mengawal proses pemeriksaan air sungai pada Fenomena ikan mati ini.

“Tetap terus kawal sampai nanti diumumkan ke publik,” pintanya. (A’u)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sholat IED di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci di Hadiri Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan

23 Maret 2026 - 07:19 WIB

Pelayanan PKH Tercoreng: Lansia di Kerinci Timur Dapat Perlakuan Tak Berempati

19 Maret 2026 - 16:16 WIB

Ketua DPRD Indragiri Hulu Saptu P. Sunarat Beri Santunan Anak Yatim, Kaum Duafa dan Bantuan Keramik untuk Pembangunan Pesantren di Desa Pasir Kelampaian

18 Maret 2026 - 11:00 WIB

Buka Puasa Bersama Wartawan, Bupati Zukri Ajak Pers Bersinergi Bangun Pelalawan

17 Maret 2026 - 06:45 WIB

SekataNews Edukasi Literasi Media dan Citizen Journalism, Aktivis Pelalawan Antusias Perangi Hoaks

17 Maret 2026 - 01:00 WIB

Tragedi Kolam Renang Bahagia: Dua Siswi SD Tenggelam, LSM PAKAR Minta Operasional Ditutup Sementara”

16 Maret 2026 - 19:44 WIB

Trending di Berita