Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 6 Nov 2025 18:50 WIB ·

Tim Sentra Abiseka Kemensos turun Ke Kecamatan Langgam berikan pendampingan pemulihan korban pencabulan.


 Tim Sentra Abiseka Kemensos turun Ke Kecamatan Langgam berikan pendampingan pemulihan korban pencabulan. Perbesar

Langgam – Tuntasnusantara.com
Kasus pencabulan terhadap dua anak di bawah umur kembali mengguncang Kabupaten Pelalawan. Dua korban yang masih berusia 11 tahun, masing-masing berinisial NB dan ESP, menjadi korban kejahatan asusila yang dilakukan oleh seorang guru les dan pelatih sepak bola berinisial S (37) di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Peristiwa ini terungkap secara tak terduga ketika Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pelalawan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melaksanakan sosialisasi perlindungan anak di SDN 014 Desa Segati, Dusun Tasik, Kecamatan Langgam.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra, bersama jajaran dan perwakilan DP3AP2KB mendengarkan langsung keluhan dari orang tua korban. Setelah mendapatkan keterangan awal, kedua lembaga tersebut segera memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada korban dan keluarga.

“Begitu mendengar cerita dari orang tua korban, kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan mendampingi pelaporan ke Unit 4 Satreskrim Polres Pelalawan,” ujar Erik Suhendra, didampingi kuasa hukum korban Syamsul Harifin, SH dan Mahyudin, SH, Kamis (6/11/2025).

Setelah laporan resmi diterima, Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan bergerak cepat melakukan assesment terhadap korban dan keluarga untuk memastikan perlindungan psikososial mereka.

Tidak butuh waktu lama, dalam waktu kurang dari sepekan, Polres Pelalawan berhasil mengamankan pelaku S (37) yang diketahui merupakan guru les sekaligus pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayah Kabupaten Pelalawan.

Kasus ini mendapat perhatian luas, tidak hanya di Kabupaten Pelalawan, tetapi juga menjadi atensi tingkat nasional, mengingat pelaku adalah seorang pendidik yang seharusnya menjadi panutan bagi anak-anak.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pengungkapan kasus ini. Kami berharap proses hukum berjalan transparan dan korban mendapatkan keadilan,” ungkap Erik Suhenra.

Ia juga mengingatkan para orang tua dan pihak sekolah agar lebih waspada serta memperketat pengawasan terhadap anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di luar.

“Kasus pelecehan dan pencabulan anak di Kabupaten Pelalawan masih cukup tinggi. Karena itu, kewaspadaan keluarga dan sekolah menjadi sangat penting,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SDN 014 Segati, Fitri Juwita, M.Pd, membenarkan bahwa tim Sentra Abiseka dari UPT Kementerian Sosial RI telah turun langsung ke Kecamatan Langgam untuk menemui para korban dan memberikan pendampingan psikologis lanjutan.

“Ya, selama dua hari mulai Rabu kemarin hingga Kamis ini, tim Sentra Abiseka dari UPT Kementerian Sosial RI hadir di sekolah kami untuk memberikan pendampingan psikologis kepada para korban pencabulan,” ujar Fitri Juwita, yang dikenal ramah kepada murid dan masyarakat sekitar.

Ia juga mengapresiasi perhatian dari Kementerian Sosial yang memberikan harapan pemulihan bagi para korban.

“Semoga dengan rehabilitasi yang akan dijalani korban melalui UPT Sentra Abiseka Kemensos, anak-anak korban bisa sembuh dari trauma dan memutus mata rantai tindakan serupa di masa mendatang,” harapnya.

Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan aparat penegak hukum dalam melindungi generasi muda dari tindak kekerasan seksual. ***

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Sumut Sikat 23 Kasus Narkoba dalam Sehari, 26 Tersangka dan Puluhan Gram Sabu Diamankan

14 Mei 2026 - 21:17 WIB

Diduga Ada Rekayasa Ganti Rugi, Penasehat Hukum Warga Kiab Jaya Protes Keras Tindakan Sepihak PT Kinabalu Perkasa

14 Mei 2026 - 11:17 WIB

Desakan Pemecatan Kades Ujungbatu IV Menguat, Warga Mengaku Sudah 8 Bulan Menunggu Sikap Bupati Padanglawas

13 Mei 2026 - 20:45 WIB

Ratusan Massa Kelompok Tani Tunas Malela Kepung PT Sipef, Jalan PKS Sempat Diblokade

13 Mei 2026 - 17:38 WIB

Kapolres Simalungun Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Hatonduhan, Wujud Nyata Polri Hadir Bangun Desa dan Jaga Keselamatan Warga

13 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kapolsek Koto Gasib Beserta Jajarannya Panen Raya Jagung Pipil Ketahanan Pangan

13 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trending di Berita