Menu ✖

Mode Gelap

Berita · 15 Jan 2026 07:32 WIB ·

Tujuh Mobil di Pangkalan Kerinci Rusak dalam Sepekan, Kualitas BBM di Pangkalan Kerinci Disorot


 Tujuh Mobil di Pangkalan Kerinci Rusak dalam Sepekan, Kualitas  BBM di Pangkalan Kerinci Disorot Perbesar

Pangkalan Kerinci – Tuntasnusantara.com
Sejumlah pemilik kendaraan di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, mengeluhkan kondisi fuel pump mobil mereka yang berlumpur dan bercampur air. Dalam kurun waktu satu pekan terakhir, sedikitnya tujuh unit mobil dilaporkan mengalami kerusakan dengan indikasi yang sama.

Kasus tersebut terungkap setelah para pemilik kendaraan membawa mobilnya ke salah satu bengkel di Pangkalan Kerinci. Dari hasil pemeriksaan mekanik, ditemukan adanya lumpur dan air di dalam fuel pump kendaraan yang menggunakan bahan bakar jenis bensin maupun pertalite.

Dalam sebuah video berdurasi 1 menit 38 detik yang beredar luas, seorang mekanik bengkel menjelaskan bahwa selama sepekan terakhir pihaknya menangani tujuh mobil dengan kasus serupa. Kendaraan tersebut terdiri dari empat unit Toyota Innova, dua unit Suzuki APV, dan satu unit Toyota Agya.

“Masalahnya ini teman-teman, lumpur yang berada di fuel pump mobil. Sudah tujuh mobil dengan kasus yang sama dalam satu minggu ini. Ini seperti campur air,” ujar mekanik tersebut sambil memperlihatkan kondisi fuel pump yang kotor dan berair.

Lebih lanjut, mekanik itu mempertanyakan kualitas bahan bakar minyak (BBM) maupun kondisi tangki penampungan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Pasalnya, mayoritas kendaraan yang mengalami kerusakan merupakan milik warga setempat.

“Kepada teman-teman dan abang-abang yang punya mobil injeksi, hati-hati ya, motor juga hati-hati. Ini bukan pertama, tapi sudah tujuh mobil mengalami kejadian seperti ini,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pengendara mobil di Pangkalan Kerinci, Amri, menilai kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi bersama.

Menurutnya, jika hanya satu kendaraan yang mengalami kerusakan masih dapat dimaklumi, namun jika sudah tujuh mobil dalam satu pekan, maka patut diduga adanya lemahnya pengawasan terhadap SPBU.

“Kita tahu harga fuel pump itu tidak murah, tentu pemilik kendaraan sangat dirugikan atas kualitas minyak tersebut. Kita harapkan ini menjadi perhatian bersama, jangan sampai masyarakat terus dirugikan. Kami juga meminta aparat penegak hukum turun dan memantau persoalan ini,” ujar Amri, Rabu (14/1/2026).***

Pimred : JZ/Red

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan

25 September 2026 - 14:54 WIB

DPRD Pelalawan dan Pemkab Sepakati KUA-PPAS Perubahan APBD 2026

25 September 2026 - 14:44 WIB

DIDUGA Jajaran Oknum Polda Sumut dan TNI Terimah Setoran Dari Judi Tembak Ikan Milik CICI

25 September 2026 - 14:13 WIB

Heboh Bansos Bapanas Salah Sasaran di Pelalawan, DPRD Turun Tangan

25 September 2026 - 06:01 WIB

Warga Minta Jenderal Kapolri dan Jenderal TNI Minta Turun Langsung Berantas Judi Merek GBM 99 Di Seputaran Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan

24 September 2026 - 23:32 WIB

Dugaan Gurita Bisnis Sabu Saimin di Labura: Warga Resah, Jurnalis Diadang di Perkebunan Sawit Desa Bangun Rejo

24 September 2026 - 23:19 WIB

Trending di Berita