Menu ✖

Mode Gelap

Berita · 15 Jan 2026 20:52 WIB ·

Tuntutan Aksi Desak Manager PLN UP3 Nias Putuskan Kontrak Kerjasama Dengan PT. Multipilar Indah Jaya


 Tuntutan Aksi Desak Manager PLN UP3 Nias Putuskan Kontrak Kerjasama Dengan PT. Multipilar Indah Jaya Perbesar

Gunungsitoli – Tuntasnusantara.com
Forum FARREMA Kepulauan Nias Pada tanggal 23 Desember 2025 Melakukan Aksi Damai di Kantor PLN UP3 Nias di Kota Gunungsitoli Yang di Terima Oleh Manager Leonard tulus M. Panjaitan dan Lanjutan Aksi lakukan di Gudang Penitipan Alat Berat dan Perbengkelan di Jalan Arah Pelud Binaka Desa Ononamolo l lot Kecamatan Gunungsitoli Idanoi Yang di Duga milik PT. Multipilar Indah Jaya yang bergerak di Bidang Proyek Pembangunan Pada Hari Kamis 15/01/2026 Telah Turun Tim Ke Lokasi.

Awak Media Menghimpun informasi dan Fakta di duga PT. Multipilar Indah Jaya Tidak Memiliki Kantor Perwakilan di Wilayah kota Gunungsitoli. Sementara kegiatan usaha Tersebut Selaly Berkegiatan di kota Gunungsitoli Sudah puluhan tahun, Sampai saat ini PLN UP3 Nias, Selalu Memilih PT Multipilar Indah Jaya Sebagai Vendor yang jelas Kegiatannya Berada sepenuhnya di Wilayah kota Gunungsitoli.

Hingga saat ini pihak PT Multi Pilar indah Jaya belum bisa di konfirmasi Oleh Awak media karena tidak jelas Keberadaan Alamat Sekretariat Kantor Perwakilannya di Kota Gunungsitoli, dan Para Pegawainya Sulit Berkomunikasi atau Tidak Dapat di temukan nomor Hp yang bisa di Hubungin Serta Para Pekerjanya Selalu menyamar Sebagai Tim.

Lebih Jelasnya pihak pemerintah kota Gunungsitoli melalui Satpol pp kota Gunungsitoli, menerbitkan surat yang perihalnya adalah himbauan untuk Segera Mengurus Izin tempat usaha dan Izin usaha dengan Nomor 300.1.2.1/53/Satpol PP / l/ 2026 tanggal 13 Januari 2026. Yang ditunjukan kepada Pemilik usaha yang Bernama Yunius zebua, sementara awak media belum bisa mendapatkan informasi tentang kapasitas Yunius zebua dalam Perusahaan PT multiPilar indah Jaya, Yang lebih parahnya lagi saat aksi berlangsung Yunius zebua dengan nada marah garang tegas menyatakan tidak mau memberikan surat-suratnya Kepada Siapapun Hingga selesai di bacanya langsung di sembunyikan Kebelakang punggungnya.
Adapun alasannya PT Multi Pilar indah Jaya hanya menitipkan Alat-Alat di Tempat Ini…Cetusnya

Di tempat Lain dan waktu terpisah, Ketua Organisasi FARREMA/ Perlindungan Gea Sangat Menyesatkan Perusahaan vendor PT multi Pilar indah Jaya hanya mampu menitipkan barang-barangnya atau alat berat untuk Perusahaannya kepada perusahaan yang diduga tidak Legalitas tidak memiliki Izin Usaha.Jadi jelas tidak memiliki kantor Sekretariat Perwakilan Perusahaan PT Multipilar Indah Jaya di kota Gunungsitoli.

Hal seperti ini Sangat Merugikan masyarakat kota Gunungsitoli awak berupanya namun Sulit berkoordinasi,Ini Terlihat berpotensi tidak berkontribusi mendukung PAD kota Gunungsitoli, tentunya ini tidak lepas peran kebijakan Manager PLN Up3 Nias, / Leonard tulus M. Panjaitan diduga kuat Kebijakannya Ini betul sangat Merugikan Masyarakat Kota Gunungsitoli…”tegasnya

Saya Meminta Kalau Boleh Manager UP3 NIAS Agar mundur dari jabatannya Karena di duga Tidak Bisa Memimpin Dan Mengarahkan Bawahannya Untuk Mendukung Pemerintah Kota Gunungsitoli jadinya Kita Segera Kirim Surat ke General Manager PT PLN UID Sumatera Utara.Dengan nada kesal.


(TIM/RED)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Atmosfir Kejaksaan RI dan Kualitas Supremasi Hukum & Keadilan Indonesia Raya

25 September 2026 - 21:52 WIB

Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan

25 September 2026 - 14:54 WIB

DPRD Pelalawan dan Pemkab Sepakati KUA-PPAS Perubahan APBD 2026

25 September 2026 - 14:44 WIB

DIDUGA Jajaran Oknum Polda Sumut dan TNI Terimah Setoran Dari Judi Tembak Ikan Milik CICI

25 September 2026 - 14:13 WIB

Heboh Bansos Bapanas Salah Sasaran di Pelalawan, DPRD Turun Tangan

25 September 2026 - 06:01 WIB

Warga Minta Jenderal Kapolri dan Jenderal TNI Minta Turun Langsung Berantas Judi Merek GBM 99 Di Seputaran Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan

24 September 2026 - 23:32 WIB

Trending di Berita