Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 21 Agu 2026 20:35 WIB ·

Para Mafia BBM Subsidi di Pelalawan Kebal Hukum


 Para Mafia BBM Subsidi di Pelalawan Kebal Hukum Perbesar

Pelalawan – Riau | Tuntasnusantara.com
Sejumlah gudang penampungan BBM Subsidi di wilayah hukum Polres Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau khususnya Pangkalan Kerinci tampak semakin merajalela. Investigasi wartawan Jumat (21/8/2026) sore, gudang yang terletak di rumah petak di jalan T. Said Jaafar tepat depan SD Negeri 09 Pangkalan Kerinci, terpantau sejumlah mobil bus dan coltdiesel keluar masuk.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun wartawan media ini, para mafia BBM subsidi di Kabupaten Pelalawan tidak akan tersentuh hukum. Buktinya walau dugaan penyalahgunaan BBM subsidi itu berulang kali diberitakan di media, namun aktifitas para mafia semakin merajalela, sebut sumber yang tidak ingin namanya dipublis.

Dikatakannya bahwa lebih 50 orang mafia BBM subsidi yang beroperasi disejumlah SPBU di Pangkalan Kerinci, sebagian banyak pemiliknya adalah oknum berseragam coklat. Sehingga kalau ada pengecekan lokasi gudang tersebut oleh aparat penegak hukum, dipastikan aman karena para mafia sudah berkoordinasi lebih dulu dengan oknum orang dalam. Maka sebelum petugas sampai dilokasi gudang tersebut sudah disterilkan terlebih dahulu, beber narasumber tersebut.

Sebagaimana diketahui selama ini, aksi penampungan BBM subsidi yang dilangsir dari sejumlah SPBU di kota Pangkalan Kerinci, siang malam bebas beraktifitas. Sebab mereka dipastikan kebal hukum, ujar narasumber tersebut kembali menegaskan.

Lanjutnya, sejumlah gudang yang diduga kuat tempat penampungan BBM subsidi telah disorot sejumlah media belum lama ini. Realitanya sampai detik ini gudang-gudang tersebut terus menjalankan bisnis haramnya. Bahkan beberapa hari terakhir digemparkan terjadinya keributan antara sesama pelangsir yang berujung pengeroyokan hingga korban mengalami cedera serius hingga diopname di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci namun dugaan melangsir BBM subsidi tampaknya lancar-lancar saja.

Dijelaskan, seorang supir dikeroyok oleh sejumlah rekannya yang diduga sesama pelangsir solar di SPBU kota Pangkalan Kerinci pada Rabu, (19/8/2026) malam. Pengeroyokan dipicu saat korban menerobos antrean sejumlah kendaraan yang ada dijalur mesin pompa solar di SPBU kota Pangkalan Kerinci. Malam itu terjadi keributan bahkan besoknya terlihat begitu ramainya kendaraan yang mengantre untuk melangsir di SPBU tersebut, paparnya.

Sampai hari ini sejumlah gudang tersebut, diantaranya gudang yang terletak di KM 55 Pangkalan Kerinci, gudang penampungan BBM subsidi di SP 5 juga masih beroperasi. Bahkan ada beberapa gudang yang baru dibuka beroperasi, sebutnya.

Para mafia BBM subsidi sangat licik, katanya. Mereka memainkan siasat dengan bebas keluar masuk mengantre di setiap SPBU dengan berbagai modus operandi. Salah satunya nomor plat polisi mobil tersebut dipalsukan. Bayangkan seorang pelangsir mengemudi satu unit kendaraan dengan memiliki beberapa nomor plat palsu mobil. Supir satu mobil bisa mengantongi hingga 10 barcode agar bebas keluar masuk mengisi BBM di SPBU, ungkapnya membongkar siasat licik para mafia BBM subsidi tersebut.

Jurnalis : Sona

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Boy Lase dan Sergio Laoli Tampil Gemilang, Raih Juara I Senior Open Cup V PB Orahua 2026

21 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Polsek Koto Gasib Optimalkan Ketahanan Pangan dengan melalukan penanaman Jagung Pipil

21 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Diduga Berebut Isi BBM Solar Di SPBU Pangkalan Kerinci, Supir Diduga Sesama Pelangsir Dikeroyok

21 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Realisasi Dana Desa Bawololomatua Diduga Tak Sesuai, Kades Dikonfirmasi

19 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Propam Polres Pelalawan Proses Briptu YW, Dugaan Persetubuhan dan Aborsi

19 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2026, SF Hariyanto Tekankan Kelestarian Sungai Kuantan

19 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Trending di Berita