Menu ✖

Mode Gelap

Berita · 9 Nov 2025 20:56 WIB ·

Buka Kejuaraan Motocross dan Grasstrack, Kapolda Aceh: Ajang untuk Jauhkan Generasi Muda dari Narkoba


 Buka Kejuaraan Motocross dan Grasstrack, Kapolda Aceh: Ajang untuk Jauhkan Generasi Muda dari Narkoba Perbesar

Banda Aceh – Tuntasnusantara.com
Polda Aceh melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) menggelar Kejuaraan Motocross dan Grasstrack MX GTX “Aceh Anti Narkoba” Trophy Kapolda Aceh Tahun 2025, yang berlangsung di Sirkuit Lamnyong, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu, 9 November 2025.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, itu ikut dihadiri para Pejabat Utama Polda Aceh, unsur Forkopimda, serta komunitas otomotif dari berbagai daerah di Aceh.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan wadah untuk menyalurkan bakat dan energi positif generasi muda.

Marzuki Ali Basyah menegaskan, olahraga otomotif dapat menjadi sarana efektif untuk menjauhkan anak muda dari pengaruh buruk narkoba.

“Kejuaraan yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian dari kampanye Aceh Anti Narkoba. Ini bukan hanya slogan, tetapi seruan moral yang menggugah kesadaran bersama. Dalam pemberantasan narkoba, kami tidak hanya mengedepankan tindakan represif, tetapi juga pendekatan humanis dan preventif melalui kegiatan positif seperti olahraga, edukasi, dan pembinaan komunitas,” ujar Abituren Akabri 1991 itu.

Lebih lanjut, Irjen Marzuki menekankan bahwa upaya pencegahan jauh lebih efektif daripada penindakan. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat mampu menciptakan ruang sehat bagi generasi muda.

“Dengan menyalurkan energi muda ke dalam kegiatan yang membangun, berarti kita sedang menyelamatkan masa depan bangsa. Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang membangun karakter, disiplin, dan solidaritas,” tegasnya.

Kejuaraan MX GTX “Aceh Anti Narkoba” digelar selama dua hari, sejak 8—9 November 2025, dan diikuti oleh 80 pembalap dengan total 130 starter. Para pembalap datang dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, bahkan dari luar daerah, dengan semangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan tanah yang menantang.

Antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa olahraga otomotif memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Aceh. Selain menjadi hiburan yang memacu adrenalin, ajang ini juga membawa pesan moral yang kuat bahwa melawan narkoba bisa dilakukan dengan cara yang inspiratif dan positif.

Melalui kejuaran ini, Polda Aceh juga ingin menegaskan komitmennya dalam membangun Aceh yang sehat, produktif, dan bermartabat. Semangat tersebut sejalan dengan visi “Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”. Aceh yang aman, sejahtera, dan bebas dari narkoba.

(JZ/Red)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DI Duga Pungli Sistematis Libatkan Oknum Internal dan Jaringan Calo,Aroma Kantor Imigrasi Belawan Mulai Tercium

28 September 2026 - 20:27 WIB

Menata Ormas di Kota Padang: Kepastian Hukum dan Pembinaan Jadi Kunci Oleh: Marinus Zega, SH

28 September 2026 - 15:20 WIB

Beribadah Bukan Sekadar Rutinitas, GKKD Pangkalan Kerinci Angkat Pesan Yohanes 4

28 September 2026 - 15:17 WIB

Di Sorot Kapolres Binjai di Duga Terima Setoran Dari ASEN dan ANJU Bos Judi Tembak Ikan Pasar 7 Tandem

28 September 2026 - 11:38 WIB

Cegah Tawuran di Cakung, Patroli Gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur Amankan Dua Pemuda dan Sita Celurit.

27 September 2026 - 04:41 WIB

Dua Korban Kecelakaan Maut Jalur Riau-Sumut Dirujuk ke RS Syafira Pekanbaru, Supir Travel Masih Buron

26 September 2026 - 21:30 WIB

Trending di Berita