Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 17 Jun 2026 04:40 WIB ·

Diduga Berulang, Warga Soroti Kualitas MBG Balita di Pangkalan Kerinci: Buah Busuk hingga Menu Tak Sesuai Harapan


 Diduga Berulang, Warga Soroti Kualitas MBG Balita di Pangkalan Kerinci: Buah Busuk hingga Menu Tak Sesuai Harapan Perbesar

Tuntasnusantara.com | Pangkalan Kerinci, 15 Juni 2026 – Seorang ibu di Kecamatan Pangkalan Kerinci mengeluhkan kualitas menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anak balitanya melalui layanan posyandu.

Keluhan tersebut disampaikan karena kondisi makanan yang dinilai tidak layak konsumsi dan disebut telah terjadi berulang kali tanpa adanya perbaikan dari pihak penyelenggara.

Dalam keterangannya, ibu tersebut mengaku kecewa dengan menu yang diterima pada hari ini. Ia menyebut, paket MBG yang diberikan untuk kebutuhan dua hari hanya berisi dua butir telur rebus yang masih berkulit dan dua buah apel berukuran kecil.

Ironisnya, menurut pengakuannya, buah yang diterima juga ditemukan dalam kondisi busuk.

“MBG untuk balita yang saya terima hari ini sangat tidak layak. Sudah berulang kali saya mendapatkan buah busuk. Kami sudah muak dengan pemberian MBG yang tidak pantas ini. Pernah juga diunggah di media sosial, tapi tidak pernah diperbaiki,” keluhnya.

Menurutnya, Program MBG sejatinya merupakan program yang sangat baik karena bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, khususnya balita. Namun, pelaksanaannya di lapangan harus diawasi secara serius agar tujuan mulia program tersebut tidak berubah menjadi sumber kekecewaan masyarakat.

Keluhan ini menjadi perhatian karena menyangkut pemenuhan gizi anak pada masa pertumbuhan. Balita merupakan kelompok rentan yang membutuhkan asupan makanan berkualitas, aman dikonsumsi, serta memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.

Masyarakat berharap pihak penyelenggara MBG, mulai dari pelaksana di tingkat daerah hingga instansi terkait, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengadaan, distribusi, dan pengawasan kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Jika benar ditemukan adanya buah yang tidak layak konsumsi atau menu yang tidak sesuai ketentuan, maka perbaikan harus segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Di sisi lain, masyarakat juga meminta agar keluhan warga tidak dianggap sebagai bentuk penolakan terhadap program pemerintah. Kritik yang disampaikan justru diharapkan menjadi masukan untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat optimal bagi anak-anak Indonesia.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara MBG maupun instansi terkait mengenai keluhan tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi apabila terdapat pihak-pihak yang ingin memberikan penjelasan atas persoalan ini.

Tim/ Redaksi

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diduga Kepsek SD Negeri 025 Tambusai Utara Dinilai Menyala Gunakan Dana BOS Ratusan Juta Rupiah

17 Juni 2026 - 20:35 WIB

Kelompok Tani Binaan Polsek Koto Gasib Terima Bantuan Alsintan dari Dinas Pertanian Kabupaten Siak.

17 Juni 2026 - 12:31 WIB

Dana Desa 2026 Wajib Transparan, Masyarakat Marao Diminta Awasi Ketat Penggunaannya

17 Juni 2026 - 04:30 WIB

Restorative Justice Bukan Sekedar Damai, Tapi Keadilan yang Menyembuhkan” – LBH Lugas Patriot Indonesia Buktikan Pendampingan Humanis

16 Juni 2026 - 20:21 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Koto Gasib Berikan Bantuan Bibit Jagung Pipil kepada Petani

16 Juni 2026 - 11:08 WIB

SMP Negeri 9 Kandis Menuju Adiwiyata Nasional 2026 Membangun Generasi Peduli dan Berbudaya Lingkungan

16 Juni 2026 - 07:35 WIB

Trending di Berita