Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 17 Jun 2026 20:35 WIB ·

Diduga Kepsek SD Negeri 025 Tambusai Utara Dinilai Menyala Gunakan Dana BOS Ratusan Juta Rupiah


 Diduga Kepsek SD Negeri 025 Tambusai Utara Dinilai Menyala Gunakan Dana BOS  Ratusan Juta Rupiah Perbesar

ROKAN HULU-Tuntasnusantara.com
dugaan pembiaran fasilitas di SD Negeri 025 Tambusai Utara kian memanas. Menanggapi kritik publik terkait hancurnya sarana prasarana (sapras) sekolah.Kepala Sekolah Selamat Siswanto, setelah dikonfirmasi awak media, ia berdalih, bahwa perawatan dan perehapan telah dilakukan secara bertahap menggunakan, dengan menggunakan Dana BOS, termasuk klaim renovasi plafon baru dianggarkan tahun ini, dan materialnya “masih dipesan, ucap nya.

Namun, alibi tersebut dinilai publik tidak masuk akal jika disamakan dengan data realisasi anggaran dua tahun terakhir. Total Dana BOS (2024–2025), menembus angka Rp 414 juta lebih, dan Khusus Anggaran Sapras mencapai Rp92.395.800.

Dengan kucuran dana sapras yang hampir menyentuh diangka seratus juta rupiah, publik mempertanyakan akan hal itu. Secara logika sehat, jelas menolak alasan tersebut, bahwa penggantian selembar tripleks atau plafon lapuk yang berlumut harus menunggu tahun 2026,dengan dalih “masih dipesan”. Alasan ataupun aturan persentase
anggaran diduga kuat hanya menjadi tameng administratif untuk menutupi ketidakbecusan manajemen atau potensi penyelewengan dana.

Desakan Audit Investigatif, itu
Dalih Kepsek yang melempar tanggung jawab dengan alasan “sudah mengajukan rehab ke dinas terkait, akan tetapi belum ada tanggapan, ini adalah bentuk cuci tangan.

Dana BOS justru dikucurkan, agar sekolah bisa mandiri menangani kerusakan yang mendesak, akibatnya kerusakan telepon bisa mengancam keselamatan anak didik.

Saat ini, publik sedang mendesak Inspektorat dan Dinas Pendidikan agar segera turun tangan melakukan audit investigatif menyeluruh agar uang negara tidak menguap di balik laporan kertas yang rapi. (R2)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Giliran Ayah dan Ibu WLG Mencari Keadilan, Minta Bid Propam Polda Sumut Usut Tuntas Kematian Anaknya Karena Awalnya Disebut Kena Serangan Jantung

7 Agustus 2026 - 05:22 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Personil Polsek Koto Gasib Menyiapkan Lahan Jagung di Poktan Mekar Sari

6 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Klarifikasi Dana Desa Marao Bergulir, Audit Diharapkan Segera Dilakukan

4 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Eksekusi Mati Untuk Akun Busuk! Andi Morena Dijagal Fitnah Keji, Polda Kepri Buru dan Bongkar Dalang Provokator Digitalli Sampai Ke Akar!

3 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Puluhan Oknum Wartawan Pelalawan Diduga Terima Uang Dari Bos Mafia BBM Subsidi

2 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Kadisparpora Sebut Taman Kreatif Selesai Sejak 2021, Kades: Tak Pernah Ada Informasi Pemanfaatan

2 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Trending di Berita