Menu ✖

Mode Gelap

Berita · 3 Okt 2026 18:16 WIB ·

Kota Medan Sumatera Utara Telah Dihebohkan Atas DIDUGA Transaksi Jual Beli Kamar Tahanan di Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan


 Kota Medan Sumatera Utara Telah Dihebohkan Atas DIDUGA Transaksi Jual Beli Kamar Tahanan di Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan Perbesar

Medan – Tuntasnusantara.com
Telah gempar yang dimana Rumah tahanan (RUTAN) yang berada di Medan tepatnya Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan telah viral di media sosial adanya transaksi jual beli kamar untuk para tahanan dengan harga yang sangat fantastis tinggi seperti kamar hotel mewah lengkap dengan adanya fasilitas di dalam.

Hal ini bukan hanya sekedar rahasia umum dan isu atau omong kosong di kalangan para napi yang sudah menjalankan di Rutan kelas 1 Tanjung Gusta Medan ini dimana adanya terjadi transaksi jual beli kamar mulai harga ratusan ribu sampai puluhan juta tergantung isi kapasitas dan fasilitas yang di dapatkan isu seperti ini sudah lama terdengar dan tidak omong kosong saja namun tak ada satu korban pun yang berani untuk mengukapkan hal ini, baru – baru ini telah viral di salah satu aplikasi tik tok https://vt.tiktok.com/ZSVMLd5y1/nbsp; media sosial Vidio percakapan antara kedua orang yang di mana didalam percakapan itu terdengar adanya negosiasi harga kamar tahanan diduga kuat percakapan tersebut antara pihak keluarga tahan dan oknum pegawai di dalam Rutan Tanjung Gusta Medan berdasarkan beredarnya vidio tersebut kami para tim awak media menelusuri kebenaran vidio tersebut dan telah menemui narasumbernya juga untuk mengkonfirmasi vidio tersebut benar terjadi dan apa adanya.

“Benar bang, vidio itu benar kejadiannya benar ada seperti itu ini kami juga ada bukti transfer dan bukti penyerahan uangnya juga, pembayaran kamar itu terjadi dua kali bayar pertama 5 juta cash dan 10 juta nya melalui via transfer kami lakukan dan uang pembayaran kamar tersebut jelas di ketahui R1 atau pimpinan Rutan Tanjung Gusta tersebut bahkan pimpinan nya menerima uang tersebut tapi melalui rekening salah satu oknum pegawai yang berada di rutan untuk menghindari hal – hal seperti ini yang viral “tutur narasumber yang tak mau di sebutkan namanya

“Bukan hanya itu aja bang banyak hal – hal lain lagi yang terjadi di dalam rutan itu bang yang jelas jelas ini semua di ketahui pegawai dan Karutan nya sendiri, permainan kotor ini semua ada di dalam Rutan tanjung Gusta Medan itu bang baik dari peredaran narkoba yang bisa keluar masuk barang haram tersebut, menggunakan hp,adanya perlakuan khusus bagi yang membayar buat para tahanan, pungli yang di lakukan para pegawai, adanya jual beli obat kesehatan yang di lakukan Dokter yang bertugas di Klinik Rutan Tanjung Gusta dengan harga yang sangat tidak wajar di klinik itu, Koperasi Rutan juga menjual beras dengan harga 280 ribu/10kg telur perbutir 4000 intinya di dalam rutan itu ajang tempat cari duit yang besar bagi para pegawai dan petugas di dalam dan bebas juga menggunakan sabu di dalam rutan itu semua itu ada buktinya baik dokumentasi foto dan vidio ada di tangan kita.” Tambahan dari narasumber yang kami ketemui di salah satu cafe di kota Medan dan kami juga melihat sejumlah bukti vidio dll.

Dengan adanya hal ini seharusnya untuk Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta medan ini banyak harus di benahin dan di tindak lanjuti agar hal seperti ini tidak mencoreng nama baik suatu lembaga pemerintahan di Negara Republik ini yang dimana lembaga tersebut tempat membina para pelaku tindakan kejahatan menjadi lebih baik kedepannya bukan di jadikan tempat pelatihan mau pun pendidikan untuk menjadikan mereka lebih pintar dan lihai melakukan kejahatan atau juga di jadi kan surga bagi mereka untuk tempat ternyaman menggunakan Narkoba. Yang dimana sesuai pidato bapak Presiden Prabowo di beberapa kegiatannya selalu mengucapkan akan berantas korupsi dan narkoba dimana pun namun hal ini sepertinya di biarkan oleh para aparatur negara yang terkait.

Keterangan ini jelas menjadi tamparan keras bagi integritas sistem pengawasan Rutan Tanjung Gusta Medan, Publik kini menanti keberanian Aparat Penegak Hukum (APH) Ombudsman Puat, Sumut dan Kanwil Kemenkumham/Kemenimipas untuk turun langsung melakukan razia mendadak, membongkar kebusukan yang terjadi di dalam Rutan sekaligus alur transaksi jual beli kamar tahanan, peredaran narkoba, menggunakan hp dengan bebas dan hingga memeriksa ponsel sekaligus rekening pihak-pihak yang terseret.

Hingga berita ini diterbitkan, Tim wartawan online dan media cetak Sumut terus berupaya untuk meminta konfirmasi resmi dari Kepala Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan Andy Surya. Sudah beberapa kali tim wartawan online dan media cetak Sumut untuk konfirmasi melalui Via Chat Whats App dan mendatangi Rutan Tanjung Gusta Medan mereka bungkam dan menghindar.

Sesuai prinsip asas praduga tak bersalah dan Kode Etik Jurnalistik, ruang klarifikasi terbuka lebar bagi yang terseret maupun pihak manajemen rutan untuk membantah tuduhan serius ini. Namun satu yang pasti, publik tidak butuh sekadar bantahan di atas kertas, melainkan pembuktian dan pembersihan total dari sarang Narkotika, Pungli, Jual – Beli Kamar Tahanan adanya perlakuan khusus bagi para tahanan yang membayar di Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan.

(TIM MEDIA ONLINE SUMUT/Red)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IPAL PT KPT Disorot, Baru Disegel Kini Beroperasi Lagi: Publik Pertanyakan Ketegasan DLH Pelalawan

3 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ben Zebua Bakal Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pemalsuan Dokumen MBG, di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Alasa Ombolata, Nias Utara

1 Oktober 2026 - 20:05 WIB

DPP AWI Resmi Terbitkan SK Pengurus DPC Kuansing Period 2026–2031, Roni Mesra Nahkodai Ketua

30 September 2026 - 15:38 WIB

Kapolres Nias Terima Kunjungan Silaturahmi Manager PLN UP3 Nias

30 September 2026 - 12:47 WIB

Warga Resah ! Peredaran Sabu Yang di Duga di Kendalikan Oleh AHY Cs Picu Serta Maling di Siang Hari di Desa Kelapa Sebatang, Polsek Kualuh Leidong: Akan Kita Berantas

29 September 2026 - 20:19 WIB

Warga Minta AKBP R. Bimo Mundur Kapolres Binjai DIDUGA Tak Mampu Berantas Judi

29 September 2026 - 14:59 WIB

Trending di Berita