BAGAN SINEMBAH-Tuntasnusantara.com – Tidak berkesudahan dari waktu kewaktu, permasalahan tumpukan sampah yang selalu menimbulkan aroma tidak sedap. Ketika warga bagan batu melintas di sekitar jalan lintas pajak lama bagan batu, itu yang dialami warga setiap harinya. 
Dalam hal ini, pihak terkait, khususnya Pemkab Rohil. Melalui DLH bagan sinembah, sudah berulang kali melakukan kegiatan pembersihan sampah yang tertupuk dijalur trotoar jalan, namun penertiban pembuanganya tidak pernah dilakukan oleh DLH setempat, seperti menyediakan Bak sampah roda gandeng.Ini yang pada akhirnya menimbulkan aroma bau dari sampah yang berserakan, inikan bisa mendatangkan penyakit, ucap warga sei buaya kesal.
Lanjut warga, masyarakat sei buaya dan sekitarnya, dalam han ini sudah mengusulkan melalui kecamatan bagan sinembah, agar ditindaklanjuti sampai ke DLH Rohil, untuk menyediakan tempat Bak sampah beroda, agar nanti kalau sampahnya sudah penuh, truk gandeng tersebut bisa membawanya. Tapi usulan kami sebagai masyarakat tidak pernah di gubris oleh DLH.
Dari apa yang terlihat jelas, ini tidak sesuai dengan *Permen LHK No P 75/Menlhk/Setjen/Kum , Tahun 2019.Tentang peta jalan pengurangan sampah. Target 30% mengurangi, dan 70% dikelola*
Program CSR pihak perusahaan, terutama,PT SIA, dalam hal iniselalu mengedepankan untuk kepentingan masyarakat. Melalui mill manager, selama 5 hari, dari tanggal 12 sampai 19 juli yang lalu, memperbantukan 5 unit cold disel, untuk mengangkut sampah di trotoar jalan pajak lama.
Di kesempatan ini, turut menyaksikan dari perusahaan PT SIA yakni:
– Mill Manager, Marthin Hermansyah Ginting.
Didampingi dari DLH Bagan Sinembah:
– Sal Isuk Dimuharom SAP. Untuk pembersihan sampah pajak lama. (R2)







